foto by matcha-jp.com

Sejarah Makanan Serba Yaki dari Jepang

Posted on

Di Indonesia makanan khas Jepang memang sudah terkenal dan sudah banyak restoran-restoran yang menyediakan hidangan dari Negeri Sakura itu. Pada mulanya bangsa Jepang mengkonsumsi daging, namun seiring berjalannya waktu makanan Jepang sekarang banyak didominasi oleh makanan laut.

Selain itu, mereka punya nama yang unik, yang berakhiran yaki, seperti takoyaki, taiyaki, dan okonomiyaki. makanan khas Jepang ini juga dapat kalian temukan jika diadakan Event Jepang di beberapa kota di Indonesia. Namun, kali ini kita akan membahas sejarah dan beberapa hal yang terkait dari makanan khas Jepang ini.

 

Takoyaki

foto by merdeka.com

Takoyaki adalah nama makanan yang berasal dari Kansai, Jepang. Makanan yang berbentuk bola kecil berdiameter 3-5 cm yang dibuat dari adonan terigu dan diisi dengan gurita atau varian lain. Takoyaki biasanya dijual di pinggir jalan dengan 1 set berisi 5 – 10 buah yang disajikan di atas lembaran plastik berbentuk perahu atau di dalam kemasan plastik transparan untuk dibawa pulang.

Takoyaki dimakan dengan menggunakan tusuk gigi, namun di Tokyo takoyaki dimakan menggunakan sumpit. Biasanya takoyaki diisi dengan gurita yang disukai oleh penduduk Jepang tetapi untuk takoyaki tanpa gurita atau takoyaki polos diperkenalkan ke negara yang penduduknya tidak bisa makan gurita.

Pada than 1933, kios takoyaki yang bernama Aizuya menjual Nikuyaki yang merupakan varian dari rajioyaki. Pada tahun 1935, kios Aizuya mengambil ide dari Akashiyaki dengan mengisikan gurita dan telur ke dalam rajioyaki yang selanjutnya menyebutnya sebagai takoyaki.

Di tahun 1965, takoyaki mulai bermunculan di daerah Kanto. Pada tahun 1990, di Tokyo sudah sangat terkenal nama takoyaki. Sekitar tahun 2000 di Tokyo sudah ada kios yang sukses dengan usaha takoyaki bahkan sampai mengeluarkan makanan ringan dengan rasa takoyaki.

Takoyaki polos, yaitu takoyaki yang dimakan tidak dengan saus atau kecap asin, kadang-kadang dimakan bersama garam kasar.

Takoyaki, yaitu takoyaki dinikmati dengan dioleskan saus dan ditambahkan mayones, aonori dan katsuobushi.

Takoyaki kecap asin, takoyaki dioles dengan kecap asip, yang rasanya banyak dijumpai di daerah Nagoya.

Akashiyaki (tamagoyaki), makanan yang dihidangkan berjajar di atas piring yang mirip dengan talenan dan dimakan dengan dicelup ke dalam sup berbahan dashi.

 

Taiyaki

foto by tokyotreat.com

Merupakan makanan asal Jepang yang berbentuk ikan dengan proses pembuatan bagian atas kue dipanggang secara terpisah dengan bagian bawah kue, jika sudah hampir matang baru keduanya disatukan dengan selai kacang.

Taiyaki ini berawal dari imagawayaki yang dicetak dalam bentuk binatang. Di Jepang, ikan tai adalah jenis ikan yang cukup mahal dan hanya akan dimakan rakyat jika dalam kesempatan istimewa. Penjual imagawayaki juga membuat kue dalam bentuk ikan agar rakyat Jepang yang jarang makan ikan tai menjadi senang.

Di Jepang, ikan dipercaya sebagai pembawa keberuntungan, oleh karena itu imagawayaki yang berbentuk ikan lebih dikenal dengan nama taiyaki. Taiyaki yang memiliki kualitas terbaik biasanya dinilai dari isi selai kacang merah yang sampai bagian ekor.

 

Okonomiyaki

foto by loveandoliveoil.com

Adalah makanan khas Jepang dengan bahan tepung terigu yang dicampur dengan air, lalu ditambahkan irisan kol, telur ayam, makanan laut, lalu digoreng di atas teppan. Menurut cerita yang tak jelas dari mana asalnya,, okonomiyaki diciptakan oleh angkatan laut Jepang yang mengaduk tepung terigu di kota Kure, Prefektur Hiroshima karena ingin makan pizza seperti di Italia. Pelaut menciptakan okonomiyaki pulang ke tempat asalnya di Osaka.

Okonomiyaki merupakan salah satu jenis makanan Jepang yang bisa dimakan tanpa ditemani dengan nasi. Dalam bahasa Jepang okonomi berarti suka-suka, sesuai dengan namanya topping pada okonomiyaki disesuaikan dengan selera.

Di Jepang ada dua jenis okonomiyaki berdasarkan cara pembuatannya, ada okonomiyaki ala Kansai (irisan kol dicapur dengan adonan seperti membuat puyonghai), dan okonomiyaki ala Hiroshima (irisan kol diletakkan di atas adonan yang dilebarkan di atas penggorengan seperti membuat panekuk).

 

Imagawayaki

foto by matcha-jp.com

Imagawayaki merupakan kue khas Jepang berisi selai kacang merah. Adonan kue yang dipanggang di atas Loyang, dan sewaktu hampir matang diletakkan selai kacang lalu kedua sisi kue direkatkan. Di Jepang kue ini memiliki nama yang berbeda-beda.

Nama kue ini berasal dari tempat yang bernama sama dengan kue ini. Imagawayaki pertama kali diual di Jembata Imagawa. Yang ternyata banyak digemari masyarakat dan meluas di berbagai daerah di Jepang. Saat ini, imagawayaki tidaklah bernama sama, melainkan sesuai daerah tempatnya dijual. Seperti di Hokkaido, Aomori, dan Hirosaki, kue ini bernama Oyaki. Imagawayaki ini adalah cikal bakalnya dari takoyaki.

 

Dorayaki

foto by nyaribisnis.com

Siapa yang gemar nonton kartun Doraemon? Dari kartun ini kita diperkenalkan dengan salah satu kue khas Jepang yaitu Dorayaki. Dorayaki ini adalah salah satu jenis kue tradisional dari Jepang. Dorayaki berbentuk bundar yang dibuat dari dua lembar panekk dengan direkatkan selai kacang.

Pada tahun 1914 perusahaan kue Usagiya, membuat dorayaki dengan adonan castella. Kue ini diberi nama dorayaki karena bentuknya yang mirip dengan gong. Dalam bahasa Jepang dora berarti gong. Sedangkan, menurut cerita lain Saito Musashibo Bankei adalah pencipta dari kue ini.

Diceritakan bahwa ia luka-luka dan dirawat di salah satu rumah penduduk. Setelah sembuh, ia membuat adonan dari tepung terigu dan dipanggang di atas gong. Hasilnya ini berisi sela kacang merah dan diberikan pada orang yang telah merawatnya sebagai ucapan terima kasih.

 

Monjayaki

foto by myjapanslice.com

Makanan khas Jepang yang satu ini tidak jauh dari okonomiyaki, namun perbedaanya terletak di adonannya. Adonan monjayaki ini lebih encer dibanding adonan untuk okonomiyaki. Monjayaki ini biasana digoreng teppan.

Isian yang ada berupa sayuran, daging, atau makanan laut, urat sapi, daging babi, dan keju. Semua bahan dicampur lalu digoreng, setelah hampir matang sisa adonan dituangkan ke bagian tengah lalu diaduk. Ketika sudah matang, sisi dari monjayaki ini bertekstur kering namun ada tengahnya tetap lunak.Makanan ini biasanya terdapat di wilayah Kunto, dan popular sebagai makanan khas Tokyo.

 

Di atas merupakan beberapa makanan dan kue khas dari Jepang. Di Indonesia sendiri, sudah banyak makanan dan kue tersebut. Kalian dapat menjumpainya di restoran-restoran yang menyediakan makanan Jepang. Dan beberapa makanan di atas ada campuran dari daging babi.

Namun, di Indonesia sendiri sudah disesuaikan, seperti daging babi diganti dengan daging sapi atau daging ayam. Lalu selai kacang merah dapat diganti dengan rasa cokelat, keju, strawberry, vanilla. Dan tidak hanya di restoran saja, di Indonesia kita dapat menemukan makanan khas Jepang pada Event Jepang.

Event Jepang sendiri telah banyak diadakan di berbagai kota di Indonesia, banyak sekali jajanan pinggir jalan dari Negeri Sakura ini dapat dinikmati oleh Otaku. Selain makanan di Event Jepang banyak juga diadakan pameran-pameran yang berbau khas Jepang.

 

Referensi:

Leave a Reply