6 Museum Bersejarah di Surabaya

Posted on

Hallo traveller kita berjumpa lagi diartikel saya. Bulan kemarin kita sudah melewati ibadah idul fitri dan mudik bersama untuk menemui keluarga tercinta di kampung halaman. Setelah bertemu keluarga, tentu sebagian orang ada yang pergi kembali kerja atau melanjutkan sisa liburan. Khususnya murid perguruan tinggi yang biasanya mereka kembali beraktifitas belajarnya pada bulan September. Biasanya mahasiswa mengisi waktu kosongnya ini dengan mengikuti beberapa tempat magang atau mungkin bekerja sekaligus. Hanya ada juga yang mungkin bingung mau mengisi waktu kosongnya liburan ini. Apalagi mahasiswa, masa-masanya sedang ingin bereksplor diri kemanapun mereka pergi dan yang pastinya yang mereka suka. Hanya biasanya ada satu hal hambatan yang membuat mahasiswa jadi berpikir dua kali untuk mengisi liburannya yang kosong ini, yaitu uang yang sedikit. Tapi jangan khawatir, disini saya punya solusinya agar mahasiswa bisa pergi jalan-jalan tanpa harus mengeluarkan uang banyak Yaitu destinasi ke beberapa museum yang menarik di Surabaya dan yang pastinya murah. Yuk simak selanjutnya

1. Museum House of Sampoerna

Foto: Ayorek.org

Museum ini terletak dijalan Taman Sampoerna No.6, Krembangan Utara, Kec. Pabean Cantian, Kota SBY, Jawa Timur. Museum ini didirikan oleh perusahaan rokok sampoerna. Disana kita bisa melihat perkembangan sejarah rokok sampoerna. Bangunan ini dibangung pada tahun 1858. Dulu gedung ini digunakan sebagai tempat panti asuhan kemudian dibeli oleh liem Seeng Tee pada tahun 1932 dengan maksud untuk digunakan tempat produksi rokok sampoerna pertama.

Tak hanya sekedar sejarah, tetapi juga disana terdapat barang-barang antik yang tentu berkaitan dengan sejarah sampoerna itu sendiri. Tempat ini juga dirias dengan sangat cantik sehingga membuat para wisatawan yang berkunjung kesana terasa seperti didalam sejarahnya itu sendiri. Untuk memasuki musem ini, pengunjung tak perlu menyisihkan uang untuk masuk kedalam museum ini. Karena museum ini gratis. Selain itu, disisi gedung tersebut ada tempat membeli souvenir dan peninggalan mobil Roll Royce yang dulu digunakan oleh orang penting sampoerna.

2. Museum 10 November

Foto: idntimes.com

Tanggal 10 November tentu masyarakat Indonesia sudah tak asing lagi. Tanggal tersebut merupakan tanggal menyambut perjuangan pahlawan Indonesia. Tetapi sejarah tersebut tentu tidak ditinggalkan begitu saja tetapi dibangunlah museum agar sisa sejarah tersebut tidak lenyap dan dilupakan oleh semua orang.
Museum ini terletak di Jalan Pahlawan, Kelurahan Krembangan Selatan, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

Museum ini cukup luas dan terdapat tugu didepan museumnya. Museum ini memiliki luas 1,3 hektar. Didalam museum tersebut tentunya terdapat barang-barang yang berkaitan debgan sejarah itu sendiri. Museum tersebut terdapat 2 lantai. Dilantai satu kita dapat melihat 10 patung-patung Pejuang dan terdapat pula patung Bung Tomo. Dilantai kedua kita bisa melihat beberapa artefak, peninggalan sejarah tersebut, auditorium, koleksi, foto-foto dan dokumenter sejarah. Terakhir adalah tempat yang sangat seribg dikunjungi orang-orang yaitu tugu yang berada didepan museum ini. Disana orang-orang biasanya melakukan swa foto dan menikmati suasana yang ada disana.

Tiket masuk untuk mengunjungi museum ini sebesar Rp.5000,- untuk umum. Gratis untuk kalangan pelajar dan hanya menunjukan Kartu Tanda Pelajar.

3. Museum De Javasche Bank

Foto: Eastjavatraveller.com

Museun Javasche Bank merupakan museum bank yang ada di Surabaya. Sama haknya dengan museum Bank Indonesia yang di kota tua Jakarta. Dari namanya saja pasti masyarakat sudah langsung mencap bahwa museum ini tentu dibuat pada masa Belanda. Museum ini terletak di Jalan Garuda No. 1,Surabaya. Museum ini telah berdiri pada tahun 1829. Museum ini memiliki 3 ruang yaitu ruang koleksi mata uang lama, koleksi dari konservasi, dan koleksi harta budaya.

Ruang koleksi mata uang lama itu berfungsi sebagai kamar aman deposito dan digunakan untuk menampilkan mata uang lama Indonesia. Koleksi dari konservasi berfungsi sebagai tempat sejarah, konservasi,serta ruang konstruksi bangunan. Terakhir ruang harta budaya terdapat mesin bank kuno, tampilan dan peralatan. Untuk memasuki kawasan ini anda tidak perlu mengeluarkan uang untuk tiket masuknya. Karena museum ini bersifat gratis.

4. Museum Kanker Indonesia

Foto: Goodnewsfromindonesia.com

Mendengar kata kanker mungkin sudah mengerikan dibenak masyarakat. Nah biasanya kita mengunjungi museum untuk melihat koleksi sejarah, tetapi berbeda dengan museum ini. Museum ini malah menyajikan kanker-kanker ganas dan diawetkan oleh air keras. Lokasi museum ini terletak di Kayoon Street No.16-18, Embong Kaliasin, Genteng, Surabaya City, Jawa Timur.

Museum Kanker Indonesia didirikan pada tahun 2013 oleh Yayasan Kanker Wisnuwardhana. Di museum ini kita bisa menambah wawasan mengenai berbagai penyakit kanker. Museum kanker ini merupaka satu-satunya museum yang ada di Indonesia. Maka hal tersebut menjadi hal yang istimewa. Didirikannya museum ini bertujuan untuk mengenalkan penyakit kanker yang terkenal ganas serta sebagai kampanye untuk pencegahan dini penyakit kanker agar masyarakat lebih waspada. Sungguh luar biasa ya tempat ini. Tetapi sangat disayangkan museum ini jarang didatangi oleh masyarakat.

Untuk memasuki museum ini anda tidak perlu mengeluarkan uang karena museum ini gratis. Anda cukup hanya menulis nama,alamat,no telp untuk data wisatawan yang ingin berkunjung kesini.

5. Monumen Jalasveva Jayamahe

Foto: Gunawangsahotel.com

Monumen Jalasveva Jayamahe tak kalah uniknya dengan museum lainnya. Hal menarik dari monumen ini sudah terlihat jelas dari kejauhan. Yaitu patung yang ada diatas gedung monumen itu sendiri. Tak hanya itu, letaknya juga tak kalah indah dan mempesona, Karena monumen ini berada tepat disisi laut. Letak posisi monumen ini berada di jalan Armada Timur Ujung, Ujung, Kec. Semampir, Kota SBY, Jawa Timur.
Jalesveva Jayamahe” yang seringkali diterjemahkan dengan kalimat: “Di Lautan Kita Jaya”.Motto ini sebenarnya berasal dari jaman Majapahit, dimana Angkatan laut nya sering memakai kata ini untuk membangkitkan semangat.
Monumen ini berisi tentang masa kejayaan angkatan laut.

Patung yang ada diatas monumen tersebut melambangkan kejayaan armada kemaritiman Indonesia. Didalam monumen ini terdapat benda-benda sejarah, dokumenter, aula, ruang, theater,dsb. Tetapi monumen ini tidak dibuka secara umum karena wilayah monumen ini wilayah angkatan laut. Maka monumen ini dijaga ketat. Tapi anda tak perlu khawatir, monumen akan dibuka secara umum ketika hari lahir angkatan udara dirayakan.

6. Museum Surabaya

Foto: Jejakpiknik.com

Museum Surabaya atau bisa kita sebut siola ini merupaka museum yang tentunya didalamnya terdapat sejarah penting mengenai Surabaya itu sendiri. Museum ini terletak di pusat kota yaitu di Tunjungan St No.1, Genteng, Surabaya City, East Java. Museum ini dulu dibangun oleh investor asal Inggris membuat suatu ritel terbesar didunia. Tetapi pada tahun 1935,pendirinya meninggal sehingga perusahaannya ditutup dan diambil alih oleh investor asal Jepang. Alhasil perusahaan investor tersebut mengalami kebangkrutan dan gedung ini pun kosong.

Hanya oleh pemkot Surabaya, gedung ini dijadikan sebagai cagar budaya Surabaya yang berisikan sejarah Surabaya itu sendiri. Untuk memasuki Museum ini, pengunjung tidak perlu mengeluarkan biaya tiket masuk karena museum ini gratis.

 

Leave a Reply