5 Pakaian Adat Bali

Posted on

Siapa yang tak mengenal Bali? Salah satu kota yang paling dikenal oleh para wisatawan asing. Bahkan tak sedikit dari mereka bahwa Bali itu ada di Indonesia atau bisa dibilang mereka tau Bali tapi tak tau Indonesia

Walaupun seperti itu, tak sedikit juga turis yang tau bahwa Bali adalah bagian dari Indonesia. Bali yang terkenal akan keindahan alamnya, dan tempat wisata yang begitu memanjakan. Selain tempat wisatanya, Bali juga dapat menarik perhatian orang lokal maupun orang asing karena budayanya.

Sebagai contoh ialah tariannya, yang dapat menarik perhatian dari wisatawan lokal maupun asing.Tak hanya itu, pakaian adat Bali pun dapat menarik perhatian para wisatawan. Bahkan tak sedikit para wisatawan yang membeli baju Bali sebagai oleh-oleh yang mereka bawa pulang.

Nah apakah kamu tau apa saja dan bagaimana pakaian adat Bali itu? Jika sudah tau, yuk kita review kembali dan bagi kamu yang belum tau, kita bisa berbagi wawasan di sini. Dan bisa lebih mengenal dan menjaga salah satu warisan budaya Indonesia.

1. Baju Safari

Foto by romadecade.org

Pakaian adat Bali yang pertama ialah baju safari, yaitu pakaian adat yang digunakan oleh para pria Bali. Baju safari ini sebenarnya terlihat juga seperti kemeja yang memiliki kerah dan kancing.

Namun, baju safari ini identik dengan warna putih, yang melambangkan kesucian, orang-orang Bali biasaya mengenakan baju ini jika sedang melaksanakan ritual keagamaan selalu mengenakan yang suci.

Tapi, di sisi lain orang Bali tak diharuskan selalu mengenakan baju ini, asal rapi dan sopan itu sudah bisa dipakai namun dengan catatan dengan warna yang melambangkan kesucian atau identik dengan warna putih.

Baca juga : Pakaian Adat Sunda

2. Kamen

Foto by tokopedia.com

Kamen merupakan bawahan dari pakaian adat Bali. Kain ini biasanya digunakan oleh orang asli Bali. Pada aturan pemakaian, ada perbedaan cara pakai antara lelaki dan perempuan. Dimana lelaki menggunakan dua lembar kain sedangkan perempuan hanya menggunakan satu lembar saja.

Untuk para lelaki yang dimana kain bagian dalam disebut dengan kamen, sedangkan kain bagian luar disebut saput. Kamen ini biasanya terbuat dari kain tipis dan memiliki bentuk persegi.

3. Kebaya Bali

Foto by stylo.grid.id

Membaca kebaya mungkin kamu akan teringat pakaian adat Jawa. Tapi ternyata Bali juga tak kalah dari Jawa. Bali juga memiliki kebaya, yang memang jika dilihat secara sekilas terlihat sama dengan kebaya Jawa.

Tapi jika diperhatikan, keduanya jelas memiliki perbedaan. Kebaya Bali yang memiliki desain pada lengan dan bahu yang terbuka. Dan kebaya Bali ini juga sama seperti kebaya Jawa yang dipakai hanya pada acara resmi saja.

Baca juga : Tempat Private Dinner di Jakarta

4. Selendang

Foto by pinterest.com

Selendang, mungkin di Jawa sering terlihat digunakan oleh para penari. Sedangkan di Jakarta sebagai aksesoris tambahan pada pakaian adatnya. Tapi di Bali selendang ini merupakan benda yang sangat penting.

Terbukti bahwa setiap perayaan ritual di Bali semua orang yang mengikuti ritual itu wajib mengenakan selendang. Bahkan para turis pun yang ingin memasuki tempat suci di Bali bisa hanya dengan mengenakan selendang saja.

5. Hiasan Kepala

Foto by santrialim.com

Pada pakaian adat Bali ini ada yang namanya hiasan kepala baik untuk lelaki ataupun perempuan. Untuk lelaki biasa disebut udeng sedangkan untuk perempuan biasa disebut sanggul atau pusung.

Bagi laki-laki biasanya mereka mengenakan udeng pada acara perayaan atau ritual di Bali. Tapi tak sedikit juga lelaki di Bali yang mengenakan udeng di hari-hari biasa.

Untuk perempuannya, disebut sanggul, sanggul Bali ini cukup berbeda dengan sanggul dari Jawa. Dan terdapat dua macam sanggul di Bali, yaitu pusung gonjer yang digunakan hanya untuk wanita yang masih lajang, dan pusung kepupu yang digunakan bagi wanita yang menyandang status janda.

Baca juga : Tempat Angker di Bali

 

Sumber:

https://www.romadecade.org/pakaian-adat-bali/#!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *