5 Legenda dari Yogyakarta

Posted on

Setelah kemarin kita membahas tentang legenda dari Jawa Timur dan Jawa Tengah, sekarang kita bertolak ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Berdasarkan lokasi D.I Yogyakarta ini dekat dengan Jawa Tengah.

Maka dari itu ada beberapa legenda yang memang sama dari kedua daerah tersebut. Dan inilah legenda yang berasal dari Yogyakarta.

 

1. Legenda dari Candi Prambanan

Foto by uniqpost.com

Siapa yang tak mengetahui tentang candi yang satu ini? Yah, selain candi Borobudur, canda prambanan juga banyak menyita perhatian dari para wisatawan lokal maupun asing. Terkenal dengan ceritanya.

Bagi kamu pecinta cerita rakyat maupun tidak suka dengan cerita rakyat, kamu pasti pernah mendengar kisah dari seornag putr yang bernama Roro Jonggrang yang memberi syarat kepada seorang pangeran bernama Bandung Bondowoso.

Sang putri yang memberi syarat untuk dibuatkan 1000 candi dalam satu malam untuk dijadikan sebagai mas kawin, namun belum selesai candi dibuat oleh Bandung Bondowoso karena jumlahnya masih kurang.

Roro Jonggrang pun dikutuk menjadi patung untuk melengkapi candi itu agar berjumlah 1000. Cerita ini sangat populer, saking populernya mungkin kamu pernah membaca atau bahkan menonton tentang kisah ini.

 

2. Legenda Asal Mula Tombak Nyai Plered

Dikisahkan jaman dulu ada yang bernama Tumenggung Wilatikta yang memiliki dua orang anak yaitu Raden Sahid dan Rasa Wulan. Kedua anaknya ini diperintahkan untuk menikah dalam waktu cepat.

Namun, keduanya sangat menolak akan perintah itu, Raden Sahid pun melarikan diri, setelah tau kakaknya melarikan diri dari rumah Rasa Wulan pun ikut pergi dari rumah.selama bertahun-tahun Raden Sahit mengembara dan menimba ilmu, yang kemudian kita kenal sekarang sebagai Sunan Kalijaga.

Rasa Wulan pun mengembara dan tak menemukan sang kakak dan akhirnya ia putuskan untuk tinggal di hutan dan bertemu dengan seorang pria bernama Syeikh Maulana Maghribi. Akhirnya mereka pun menikah.

Dari pernikahannya, mereka memiliki seorang anak bernama Kidangtelangkas. Setelah anaknya dewasa,, Maulana membuatkannya sebuah tombak yang suatu hari digunakan Kidang untuk membuka lahan di tanah Jawa.

Dan hingga saat ini, tombak itu tersimpan rapi di Keraton Yogyakarta.

 

Baca juga : Legenda di Jawa Timur

3. Asal Mula Gunung Merapi

Foto by tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *