5 Tarian Tradisional Nusa Tenggara Barat (NTB)

Posted on

Kesenian tarian tradisional NTB memang memiliki ciri khas dan corak yang unik serta berbeda yang menjadi salah satu bagian dari Kekayaan adat dan budaya nusantara yang ada di gugus kepulauan besar Nusa Tenggara. Kebudayaan, adat, dan kesenian suku asli Nusa Tenggara Barat memang lekat dan identik dengan keseharian masyarakat di sana baik dari segi tarian, pakaian, kuliner, dan sebagainya.

Nusa Tenggara Barat atau biasa disingkat NTB merupakan suatu provinsi kepulauan yang menjadi bagian dari gugusan besar Kepulauan Wilayah Nusa Tenggara yang terdiri dari beberapa pulau-pulau kecil maupun besar. Di provinsi kepulauan NTB sendiri terdapat 2 pulau besar yang menjadi pusat konsentrasi penduduk yaitu Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Kepulauan Nusa Tenggara Barat memang terkenal dengan keindahan alam berupa sabana, pantai, dan pegunungan yang mempesona sehingga menjadi daya tarik kepada para wisatawan baik lokal maupun luar. Di dua pulau besar tersebut baik Pulau Sumba dan Pulau Lombok terdapat suku asli mayoritas yang mendiaminya.

Suku asli dan mayoritas yang mendiami Pulau Lombok ialah Suku Sasak, sementara itu di Pulau Sumbawa terdapat Suku Bima yang menjadi mayoritas penduduknya. Nilai kebudayaan, kesenian, musik, adat yang ada di NTB tidak mungkin terlepas dari kebudayaan dan adat dari kedua suku mayoritas tersebut yang memiliki ciri khas dan keunikannya masing-masing.

Namun demikian, jika dilihat dari skala umum dan nasional, kebudayaan Suku Sasak menjadi representasi utama dari Nusa Tenggara Barat atau NTB. Hal ini dapat disimpulkan karena jumlah persentase Suku Sasak ialah hampir mendekati 70% dari total populasi penduduk disana. Berikut ialah ulasan mengenai Tarian Tradisional NTB yang penuh corak dari Suku Sasak dan Suku Bima:

Tari Gandrung Lombok

Tari Gandrung Lombok
Sumber: indonesiakaya.com

Tarian Gandrung Lombok merupakan sebuah kesenian budaya tari yang berasal Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Jenis tarian ini merupakan jenis tari berpasangan yang dilakukan penari pria dan wanita. Secara sekilas Tari Gandrung Lombok ini memang memiliki kemiripan dengan Tari Gandrung yang berasal dari Jawa dan Bali karena faktor pengaruh budaya wilayah yang berdekatan.

Hal yang membedakan Tari Gandrung khas NTB ini terletak pada ciri khas yang berbeda seperti sisi pakaian konstumnya, gerakan, dan cara penampilan dan pertunjukan tariannya. Menurut beberapa pendapat, Tari Gadrung sendiri telah ada sejak kerajaan Majapahit ada dan difungsikan sebagai tarian hiburan bagi para prajurit yang baru saja pulang berperang.

Seiring dengan perkembangan zaman, Tari Gandrung juga tidak hanya sebagai jenis tari hiburan namun juga sebagai tarian budaya yang memiliki nilai dan histori bagi masyaakat Nusa Tenggara Barat atau NTB.

Babak pertama Bapangan ialah babak dimana para penari wanita keluar untuk menari dengan mengelilingi arena pentas. Babak kedua yaitu Gandrangan merupakan babak dimana para penari menunjukan dan memperlihatkan gerak kelincahan sambil memainkan kipas dan berinteraksi dengan melirik penonton dan melempar kipas tersebut dengan tujuan mengajak penonton itu menari bersama. Babak terakhir Parianom yaitu babak penutup pementasan dengan ciri alunan musik pengiring berubah menjadi lebih sederhana.

Tari Oncer

Tari Oncer NTB
Atraksi Tari Oncer | Foto: Moondoggiesmusic.com

Tarian Oncer ialah sebuah kesenian tari tradisional yang berasal dari kebudayaan Suku Sasak yang ada di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sejarah tarian ini dibuat dan diciptakan pada tahun 1960an oleh seorang tokoh dan seniman yang berasal dari desa Puyung, Kabupaten Lombok Tengah yang bernama Muhammad Tahir.

Saat pementasannya, Tari Oncer secara umum dibagi dan ditarikan dalam 3 kelompok grup penari. Grup kelompok tersebut terdiri dari kelompok pertama penari kenceng yang berjumlah 6 sampai 8 orang penari yang membaca kenceng, kelompok kedua yaitu 1 orang penari petuk yang membawa petuk, dan kelompok penari gedang yang terdiri dari 2 orang yang bertugas membawa dan memainkan gendang.

Baca juga: Tarian Adat Bali

Gravatar Image
Perkenalkan saya Zafrul sebagai penulis atau kontributor dalam Takterlihat.com Semoga senang dan mendapat manfaat dari membaca tulisan saya. More about me : linkedin.com/in/zafroel/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *