5 Tarian Adat Bali, Penuh Pesona Budaya yang Khas

Posted on

Pulau Dewata atau lebih dikenal dengan nama Pulau Bali memang menjadi salah satu daerah di Indonesia yang terkenal akan keindahan alam dan budaya masyarakatnya hingga ke seluruh dunia. Panorama alam berupa pantai, gunung, dan spot-spot wisata alami menjadi daya tarik utama Bali sebagai salah satu daerah wisata unggulan Nusantara. Tarian adat Bali juga memberikan kesan tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Pulau Seribu Pura ini karena keunikan dan ciri khasnya.

Disamping hal itu, keunikan dan kearifan budaya masyarakat Bali juga menjadi faktor utama daya tarik kepada para wisatawan baik lokal maupun internasional. Kondisi masyarakat Bali yang masih memegang teguh adat dan budaya leluhur menjadi kunci kelestariaan kekayaan dan keberagaman budaya di Bali seperti salah satunya ialah tarian adat Bali.

Kesenian tari di Bali memang berasal dari budaya Suku asli Bali yang mendominasi hampir 85% persen dari total jumlah penduduk di Pulau Dewata ini. Provinsi Bali sendiri merupakan provinsi berupa pulau yang menjadi bagian dari Kepulauan Nusa Tenggara atau dahulu disebut dengan nama Sunda Kecil.

Provinsi Bali juga sebenarnya terdiri dari pulau-pulau yang lebih kecil disekitarnya seperti Pulau Nusa Penida, Pulau Nusa Lembongan, Pulau Nusa Ceningan, Pulau Serangan, dan Pulau Menjangan. Mayoritas penduduk di Bali merupakan pemeluk agama Hindu sehingga tidak heran terdapat banyak pura dan dinamakan lain dengan sebutan Pulau Seribu Pura.

Berikut ialah Tarian Adat Bali yang Khas dan Beragam akan diulas secara ringkas sebagai informasi pengetahuan kesenian budaya tari yang ada di Pulau Bali:

1. Tari Kecak

Tari Kecak Bali
Tari Kecak Bali | Foto: M-kuta.com

Tarian Kecak merupakan sebuah tari adat tradisional Bali yang sangat populer di kancah internasional maupun lokal dan menjadi ikonik tarian dari Pulau Dewata Bali yang selalu diburu pementasannya oleh wisatawan. Tarian khas ini memiliki nilai cerita Ramayana yang dilakukan oleh banyak penari pria sembari menyerukan kata “Cak”.

Tari Kecak biasa dilakukan oleh puluhan kaum pria di Bali sembari membentuk sebuah formasi lingkaran sembari mengangkat tangan mereka dan menyerukan kata “Cak” yang menggambarkan cerita dan kisah dari Rama yang melawan Rahwana dengan dibantu para kera-kera.

Terdapat juga beberapa penari wanita seperti penari yang memerankan Dewi Shinta serta penari pengiringnya. Dalam tariannya, para penari pria akan duduk dan membentuk lingkaran dengan memakai sarung kain kotak bewarna putih hitam khas Bali di pinggang mereka sembari bertelanjang dada. Ada beberapa tokoh cerita yang ditampilkan dalam tarian ikonik Bali ini seperti Rama, Shinta, Rahwana, Hanoman, dan Sugiwara.

Pertunjukan tarian ini juga memberikan kesan terkesima kepada para wisatawan baik lokal maupun wisatawan luar. Teriakan “Cak” dan suasana semangat para penari serta aura mistis menjadi daya tarik utama yang membuat para pengunjung rela jauh-jauh datang untuk menyaksikan pertunjukan tarian khas Bali ini.

2. Tari Pendet

Tari Pendet Bali
Tari Pendet Bali | Foto: Id.wikipedia.org

Tarian Pendet ialah sebuah tarian khas yang berasal dari Pulau Bali dan biasa dipertunjukan di Pura sebagai tempat peribadahan masyarakat Hindu sebagai jenis tari pemujaan. Tari Pendet sendiri memiliki arti dan pengambaran penyambutan turunnya dewa atau dewi dari langit ke alam dunia (Bumi).

Sejalan dengan perkembangan waktu dan zaman, Tari Pendet juga mengalami perubahan yang tadinya merupakan sebuah tarian sakral penyambutan dewa atau dewi kini telah beralih menjadi tarian hiburan yang ditujukan untuk menyambut tamu kehormatan ataupun sebagai tari pembuka dalam acara-acara resmi berkaitan dengan Bali.

Dalam tariannya terdapat gerakan-gerakan dasar tari adat Bali sehingga tarian ini biasa dipelajari pertama saat seseorang ingin mempelajari berbagai bentuk tarian Bali karena Tari Pendet ini semacam tari basis dasar dalam tarian Bali sebelum bisa mempelajari tarian lainnya. Para penari dalam tarian didominasi oleh para wanita dewasa maupun gadis yang menari dengan gemulai sembari membawa sesajen berupa hiasan bunga.

3. Tari Barong

Tari Barong Bali
Tari Barong | Foto: Blog.vokamo.com

Tarian yang satu ini merupakan salah satu tari tradisional Bali yang sudah ada sebelum masuknya agama Hindu di Pulau Bali sebagai warisan budaya leluhur kuno. Tari Barong memiliki latar belakang cerita berupa pertikaian antara kebajikan dan kejahatan yang diwakili oleh Barong sebagai sisi baik dan Rangda sebagai sisi jahat.

Gravatar Image
Perkenalkan saya Zafrul sebagai penulis atau kontributor dalam Takterlihat.com Semoga senang dan mendapat manfaat dari membaca tulisan saya. More about me : linkedin.com/in/zafroel/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *