JANGAN PERNAH MENYAUTNYA

Posted on
Foto: genmuda.com

Ini adalah sebuat cerita mistis, bukan hanya cerita saja tetapi ini benar- benar nyata. Mistis terkadang tidak pernah terduga kapan ia datang dan kapan saatnya ia pergi menjauh. Dalam dunia ini jika kita dapat melihat semua hal yang gaib, tentu sangatlah sesak untuk dilihat. Karena dunia ini tidak hanya saja kita yang menempatinya tapi, makhluk halus baik itu berupa jin dan sejenisnya juga tinggal di dunia ini. Mereka semua kadang mengganggu kadang pula tidak sama sekali, yang terpenting adalah kekuatan do’a dan keberanian yang harus ditanam dalam diri manusia agar mereka tak dapat mengganggu. Dan ini adalah salah satu cerita mistis yang saya persembahkan untuk Anda, cerita ini juga dapat menjadi sebuah pembelajaran. Siapa tahu jika nanti Anda akan mengalaminya sendiri. Berikut cerita nyata yang akan saya sampaikan sesuai dengan pengalaman pribadi saya.
Bandung, 23 September 2012. Saat itu saya sedang berada dirumah saudara saya, berlibur memang suatu hal yang menyenangkan bagi setiap orang, apalagi jika berlibur dengan mengunjungi rumah saudara dan menghabiskan waktu banyak bersama sanak saudara. Sangat sulit sekali berkumpul dengan saudara di hari biasa, memang sangat menyenangkan bukan? Namun, suatu hal yang menyenangkan juga dapat berubah sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Tinggal bagaimana saja kita menyikapi suatu hal yang menghampiri kita. Sudah tiga hari lamanya aku liburan dengan saudaraku, setelah kami sudah bermain kesana – kesini, rasa capai memang didapat. Ketika malam hari telah tiba, maka disitulah para makhluk keluar dari persembunyiannya. Malam hari memanglah menakutkan, akan tetapi jika diberi ribuan cahaya, malam terasa lebih menenangkan hati. Apalagi jika melihat langit yang terhampar bintang- bintang, pastinya kamu juga sangat ingin berlama- lama memandanginya. Malam ini aku sangat merasa lain dari malam biasanya, kali ini rasanya amat mencekam, ketika saudaraku sudah terlelap tidur, dan suasana sudah menyepi. Kini hanya aku saja yang masih terjaga, mataku melirik ke setiap sudut ruangan. Dan akhirnya aku pun dapat tertidur juga berkat alunan musik yang aku putar dari radio tua, peninggalan nenekku dari jaman kolonial Belanda, sampai saat ini radio tua itu masih berfungsi dan tetap terawat. Saudaraku yang satu ini memang sangat pandai merawat barang pemberian, untungnya radio tua ini saudaraku yang rawat, kalau aku sih paling sudah rusak. Mimpi mulai menghampiri namun, bukan mimpi indah yang aku dapatkan. Ketika aku tiba-tiba terbangun dari tidurku, aku melihat kearah jam dinding. Ternyata masih jam 00:00 WIB. Rasanya aku sangat tidak nyaman dengan suasana saat ini, aku baru menyadari jika alunan musik dari radio tua itu mati, dan aku melihat kearah jendela atas pintu yang terdapat ruang tamu ternyata masih gelap. Sepertinya hanya aku saja pastinya yang terbangun jam segini, karena suasananya juga sepi. Akhirnya aku pun melanjutkan tidurku lagi, namun tak lama kemudian aku pun terbangun lagi, karena mendengar suara yang begitu jelas dan kedengarannya suara itu seperti nenek – nenek tua yang memanggil adikku. Suaranya memanggil itu amatlah menyeramkan, suara itu terdengar dari arah ruang tamu, namun begitu jelas suaranya di telingaku, aku yang mendengarnya merinding dan merasa ketakutan, aku tak dapat berkutik sedikit pun hanya berdiam saja, aku terlalu takut saat itu dengan hal yang membuat bulu kuduk berdiri tajam. Aku juga tidak berani untuk membangunkan saudaraku dan juga adikku. Suara nenek itu makin terdengar sangat jelas, suaranya memanggil nama adikku, “ Andi…, Aandi.., Aandi…” Sampai nenek itu memanggil nama adikku sebanyak tiga kali namun setelah itu suaranya pun hilang. Dan aku masih merasa ketakutan juga, rasanya aku baru pertama kali ini mendengar suara yang begitu menyeramkan seperti itu apalagi jika suara itu memanggil- manggil nama. Keesokan harinya aku menceritakan kejadian semalam pada ibuku. Aku menceritakan hal ini karena ibuku dapat mengetahui persoalan hal mistis. Dan ketika aku menceritakannya pada ibuku, lalu ibu langsung menanyakan soal aku menjawab panggilan suara itu atau tidak? Dan tentunya dengan pasti aku menjawabnya dengan kata tidak. Mana berani aku menjawab suara menyeramkan dan aneh itu jawabku pada ibu. Dan ibuku pun menyampaikan sesuatu jika ada yang memanggil dan tidak tahu asal suaranya dari mana maka jangan dijawab sekali pun, karena jika dijawab maka sesuatu yang tidak diinginkan akan menimpa yang menjawabnya atau bisa dibilang jangan menyaut sekali pun. Berbagai hal yang tidak diinginkan itu dapat hal yang ringan mau pun berat. Percaya tidak percaya ketika mendengar penjelsan dari ibuku, aku pun mengiyakannya saja, karena aku masih belum percaya akan hal mitos seperti itu, memang aku sudah mengalami hal mistis namun, aku tidak mempercayai akan pantrangannya, atau soal larangan yang berbaur dengan mistis. Sambung cerita ketika habis liburan bersama dengan saudara kini aku pun berlibur dengan teman-temanku. Saat semalaman di rumah rasanya jika rumah ditinggal beberapa hari saja hawanya sudah terasa berbeda, namun aku harus positif mungkin pikiran yang aku simpan agar tidak merasa takut lagi. Matahari sudah tiba di penghujung langit hingga cahayanya dapat menerangi dunia. Hari ini waktuku dirumah adalah menonton tv, berbagai acara-acara kartun selama liburan memang mengasyikan dari pada hari biasanya, hari ini temanku belum ada satu pun yang mengajakku bermain, seperti biasa aku menunggu temanku yang mungkin nanti siang juga mengajakku bermain. Pada jam 10:00 WIB aku yang masih menonton pun terhenti karena ada suara temanku yang memanggil, sepertinya itu suara Natasya, karena suara yang jelas itu memanggil namaku tiga kali dan aku pun berlari menghampiri suara itu. Ketika aku membuka pintu sambil menjawab “iya apa”. Kaget bukan main, diluar rumah sangat sepi tak ada satu orang pun yang berada didekat ruamhku, aku melihat kesekeliling ternyata beenar- benar tidak ada orang lain. Mungkin tadi itu aku hanya firasatku, tapi kedengarannya begity jelas dan aku kenal dengan suaranya, seperti suara temanku. Ketika aku menceritakan kejadian tadi pada ibuku aku sempat ingat sewaktu aku menjawab suara panggilan tadi, ibu bilang katanya aku bakalan sakit besok karena mitosnya jika kita menjawab pasti rata- rata akan sakit. Tak terasa sore hari sudah tiba, dan tepatnya sehabis shalat ashar Natasya mengajakku main, saat itu pula aku juga menceritakan kejadian tadi pagi padanya, dan saat ia mendengar ceritaku dia pun sangat kaget, dia bilang dari tadi pagi ada di rumahnya. Kaget bukan main memang inilah suatu hal yang membuatku harus lebih waspada juga pada permainan hal gaib. Keesokan harinya aku jatuh sakit, rasa demam yang membuat badanku hingga lemah tak dapat bergerak sedikit pun, yang aku lakukan hanya berbaring saja ditempat tidur, ibuku bilang nanti akan meminta air do’a karena sakit yang aku alami ini bukan sakit biasa. Dari situlah aku mulai mempercayai adanya hal yang berbaur gaib dan mistis, untuk pantrangannya aku berusaha memulai menyadarinya saat aku tertimpa keanehan yang seperti ini.
Nah, bagi Anda yang telah membaca artikel ini berhati – hatilah jika suatu saat nanti Anda mengalami hal yang serupa seperti yang saya alami. Tetaplah selalu waspada dimana pun Anda berada dan jangan lupa untuk terus berdo’a, percaya atau tidak itu adalah hak Anda jadi tunggu artikel mistis selanjutnya yang tentu akan lebih menarik dan seru. Terimakasih

Leave a Reply