Teknik – Teknik Mengingat untuk Kamu yang Mudah Lupa!

Posted on

 

Setiap orang memiliki daya ingat yang berbeda-beda. Ada orang yang mudah sekali mengingat suatu peristiwa yang telah lama terjadi, namun ada juga orang yang bahkan hanya memiliki ingatan jangka pendek. Banyak yang beranggapan bahwa daya ingat tersebut merupakan hal yang alamiah dimiliki setiap orang dengan kemampuan yang berbeda-beda. Padahal, beberapa ilmuwan seperti Gert Mittring, Carney, dan Levin telah meneliti metode-metode yang dapat membantu setiap orang untuk mempertajam daya ingat mereka. Nah, buat kamu yang mudah lupa, yuk lihat teknik-teknik mengingat yang pastinya berguna buat kamu!

  1. Mnemonics

Mnemonics berasal dari kata ‘Mnemosyne’, yaitu dewi ingatan yang ada dalam kepercayaan mitologi Yunani. Konsep mengingat menggunakan teknik Mnemonics adalah dengan menerjemahkan suatu informasi dalam bentuk lainnya yang serupa namun lebih singkat dan mudah diingat.

Teknik mnemonics ini dapat dilakukan dengan dua sistem, yakni sistem bunyi dan sistem gambaran. Contohnya adalah untuk mengingat kode senyawa kimia golongan IIA (Be, Mg, Ca, Sr, Ba, dan Ra) dengan sistem bunyi, kita dapat menghafalkan kode-kode tersebut ke sebuah kata atau kalimat yang unik serta mudah diingat. Dalam kasus ini, kode senyawa Be, Mg, Ca, Sr, Ba dan Ra dapat kita bentuk menjadi kalimat “Bebek Mangan Cacing Seru Banget Rasanya”.

  1. Chunking

Saat sedang berkumpul bersama teman-teman, mereka menitipkan beberapa barang, yaitu nasi goreng, ayam bakar, mie ayam, biskuit cokelat, biskuit keju, keripik kentang, minuman teh dalam kemasan, serta minuman bersoda. Pastinya, akan sulit bukan untuk mengingat kedelapan barang tersebut?

Teknik chunking merupakan pengelompokan terhadap suatu hal yang diingat agar terbagi kembali menjadi beberapa sub-kelompok. Misalnya, kita dapat mengelompokkan delapan barang pesanan pada contoh tersebut menjadi tiga sub-kelompok, yaitu makanan berat (nasi goreng, ayam bakar dan mie ayam), makanan ringan (biskuit cokelat, biskuit keju dan keripik kentang), serta minuman (teh dan soda).

Contoh lainnya adalah saat mengingat nomor handphone. Jika dibandingkan dengan menuliskannya 087778296366, ada baiknya kamu melakukan pemenggalan terhadap angka-angka tersebut menjadi 08-777-829-6366. Dengan demikian, kamu akan lebih mudah mengingat nomor tersebut.     

  1. Asosiasi

Asosiasi adalah teknik yang diajarkan oleh seorang pakar Aritmatika asal Jerman bernama Gert Mittring. Konsep dari asosiasi adalah menghubungkan suatu objek yang hendak dihafal dengan hal-hal lainnya yang lebih mudah diingat.

Teknik ini sebenarnya biasa kita lakukan seperti dalam membuat kode password untuk ATM maupun handphone, dengan menggunakan angka kelahiran kita. Misalnya, untuk memasang kode password yang terdiri dari enam angka, Anda dapat menggunakan angka 230595 yang merupakan tanggal lahir kita, yaitu tanggal 23 di bulan Mei tahun 1995.

  1. Loci

Prof. Christian Elger, seorang Neurologis asal Jerman yang merupakan pencetus teknik Loci mengatakan, “Jika saya harus mengutarakan sesuatu yang sifatnya panjang, saya akan menggunakan teknik virtual. Saya pejamkan mata, kemudian saya susun kembali hal-hal tersebut dengan rangkaian yang tepat”. Dari kalimat tersebut, dapat dikatakan bahwa teknik Loci dapat digunakan dengan cara merangkai adegan ataupun objek secara imajinatif dan terstruktur pada ingatan.

Misalnya, saat mencoba mengingat sejarah kemerdekaan, kita dapat mengkonsepkan kejadian-kejadian tersebut dalam sebuah cerita film. Teknik Loci memungkinkan kita mengingat dengan mengaitkan unsur emosional. Dengan demikian, suatu hal akan lebih mudah diingat karena kita telah menghayati cerita yang kita karang dalam imajinasi masing-masing berdasarkan kisah nyata.

Bagaimana? Menarik, bukan? Oleh karena itu, mulailah mencoba untuk mengingat berbagai hal dengan teknik-teknik yang telah dijelaskan, karena kemampuan otak dalam mengingat harus terus dilatih setiap saat. Dengan demikian, kamu akan lebih terbiasa mengingat berbagai hal dengan lebih mudah.

Leave a Reply