TEKNIK DASAR BERNYANYI YANG PERLU KAMU PAHAMI

Teknik Dasar Bernyanyi yang Perlu Kamu Pahami

Posted on

TEKNIK DASAR BERNYANYI YANG PERLU KAMU PAHAMI

Bagi sebagian orang, bernyanyi merupakan sumber penghasilan atau sebuah hobi yang patut ditekuni secara serius. Orang-orang tersebut biasa disebut sebagai penyanyi profesional. Seperti istilahnya, ‘profesional’, menjadi penyanyi profesional tidak semudah ketika bernyanyi untuk menghilangkan rasa bosan.

Untuk menjadi seorang penyanyi, diperlukan beberapa teknik yang bisa mendukung suara agar terdengar sempurna. Bagi kamu yang ingin menekuni bidang ini, ada beberapa teknik dasar yang perlu kamu tahu dalam bernyanyi.

  1. Pernafasan

Pernafasan merupakan dasar utama untuk membentuk suara yang memiliki power. Kita dituntut untuk mengatur pernafasan sebijak mungkin, di mana mengambil nafas sebanyak mungkin dan menggunakannya sehemat mungkin. Bayangkan saja jika kamu tidak belajar teknik pernafasan. Pastinya kamu akan kesulitan mengatur nafas, sehingga baru bernyanyi dua buah lagu saja, kamu pasti sudah “ngos-ngosan” kan?

Dalam hal ini, pernafasan diafragma merupakan yang cocok untuk bernyanyi karena memiliki tenaga dan kestabilan vokal yang baik. Salah satu cara melatih otot diafragma adalah dengan kamu bernafas seperti anjing yang sedang terengah-engah.

  1. Sikap tubuh

Posisi tubuh sangat penting untuk menunjukan bahwa kita sedang berada pada sikap siap. Hal ini bisa menunjang performa bernyanyi kamu. Caranya adalah buka kaki selebar pinggang untuk menjaga keseimbangan.

Jangan membungkukan badan, dan usahakan badan tegap tapi tetap rileks. Setelah itu, jangan sesekali mengangkat bahu ketika mengambil nafas karena udara akan cenderung masuk ke dada, buka ke diafragma.

  1. Cara membuka mulut

Mulut merupakan sumber dari kejelasan suara, khususnya dalam hal artikulasi. Membuka mulut dengan lebar bisa memperlancar jalannya resonansi udara. Resonansi udara ini berguna untuk menghasilkan suara yang sempurna. Maksimal lebar rongga mulut adalah 3 jari. Posisi lidah juga perlu diatur, yakni menempel di pangkal gigi bawah bagian belakang.

Selain memperlancar resonansi udara, membuka mulut dengan benar juga bisa memperjelas artikulasi. Sehingga pada saat kita bernyanyi, pesan yang kita sampaikan melalui lirik lagu dapat dimengerti oleh audiens.

  1. Mengasah musikalitas

Perbanyak belajar bernyanyi dengan mengenal lebih dekat dengan dinamika, intonasi, tempo, pitch, dan lain sebagainya. Namun, hal yang paling penting adalah belajar ketepatan nada atau biasa disebut solfeggio.

Kamu bisa melakukannya dengan membunyikan 1 – 5 nada di piano, dan menirukannya dengan vokal. Ulangi hal tersebut sampai kamu merasa sudah peka terhadap nada. Hal ini merupakan dasar dari bernyanyi, di mana seorang penyanyi profesional harus terhindar dari apa yang dinamakan false (menyanyikan lagu dengan nada yang tidak tepat).

Setelah menerapkan dasar-dasar di atas, waktunya mempraktikkannya dengan menyanyikan sebuah lagu. Minta satu teman atau guru vokal kamu untuk mengoreksi apa saja yang masih kurang. Dengan itu, kamu bisa memperbaiki kekurangan tersebut untuk menjadi penyanyi profesional yang lebih berkualitas. Selamat mencoba ya!

Leave a Reply