7 Tarian Adat Kalimantan Timur Penuh Keragaman Dalam Budaya!

Posted on

Tarian adat Kalimantan Timur memang memiliki keragaman jenis tari-tarian yang bersumber dan berasal dari banyak corak dan budaya masyarakat di Provinsi Kalimantan Timur. Terdapat beragam suku dan budaya yang saling memberi warna dalam aspek kehidupan di Kalimantan Timur.

Provinsi Kalimantan Timur sendiri merupkan salah satu provinsi terluas di Indonesia. Dengan wilayah provinsi yang luas daerah ini dahulu merupakan salah satu daerah tujuan program transmigrasi nasional. Oleh karena itu, Kalimantan Timur menjadi daerah yang penuh dengan keragaman budaya dan suku yang mewarnai aspek kehidupannya.

Terdapat beragam suku yang mendiami wilayah Kalimantan Timur. Suku asli di wilayah ini sendiri ialah Suku Dayak dan Suku Melayu Kutai sedangkan, suku pendatang terdiri dari beragam suku seperti Jawa, Bugis, Banjar, Tionghoa, dan lainnya. Perbandingan antara suku asli dan pendatang cukup seimbang namun para suku pendatang dan Suku Melayu biasanya mediami wilayah pesisir dan kota.

Biarpun demikian, suku asli seperti Dayak dan Melayu Kutai tetap menjadi representasi citarasa dan corak budaya dominan di Kalimantan Timur. Terdapat beragam budaya dan kesenian yang merupakan proses asimilasi budaya. Tarian menjadi salah satu corak dan produk budaya dari keragaman tersebut. Berikut ulasan tarian adat Kalimantan Timur yang penuh keragaman dalam budaya:

1. Tari Hudoq

Tari Hudoq Kalimantan Timur
Tari Hudoq Kalimantan Timur | Foto: Dayakculture.worpress.com

Tarian Hudoq merupakan salah satu jenis tarian khas dan ikonik dari Kalimantan Timur yang berasal dari sub-etnis Dayak Bahau. Penampilan dan wujud topeng dari tarian ini merupakan keunikan dan kekhasan yang bisa langsung terlihat.

Topeng Tari Hudoq terbuat dari kayu dan merupakan representasi perwujudan dari hewan atau hama perusak tanaman seperti gagak, tikus, monyet serta perwujudan dari pembasminya seperti elang dan manusia. Dalam segi bahasa, kata “Hoduq” sendiri dipercaya memiliki arti menjelma.

Tujuan tarian ini sebagai ritual adat ungkapan rasa syukur dan doa kepada Tuhan yang berkehendak terhadap hasil tanam dan panen yang melimpah bagi masyarakat. Penampilan tarian ini bisa dikatakan unik dan berbeda karena adanya topeng dengan bentuk yang khas adat Kalimantan serta kostum baju hijau-hijau yang merupakan gambaran dari tanaman-tanaman hijau.

2. Tari Gantar

Tari Gantar Kalimantan Timur
Tarian Gantar oleh remaja | Foto: Indonesiakaya.com

Tarian Gantar berasal dari wilayah di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Tari ini memiliki ciri khas dan keunikan pada tongkat yang digunakan saat tarian yang terbuat dari kayu panjang dan disebut “Gatar” dengan tambahan kain merah diujung yang disebut “Ibus”.

Pada awalnya tarian ini menggambarkan sebuah gerakan seseorang yang sedang melakukan proses penanaman padi dengan tongkat. Bagian tongkat yang dibawa para penari Tarian Gatar menggambarkan penumbuk padi.

Semakin kemari Tari Gatar menjadi wadah pergaulan muda-mudi oleh sub suku Dayak Benuaq dan Suku Dayak Tunjung. Tari tersebut menggambarkan luapan ekspresi kegembiraan serta sikap ramah tamah Suku Dayak di Kalimantan Timur kepada para pendatang, wisatawan, dan tamu kehormatan pada acara-acara besar adat Dayak.

3. Tari Kancet Ledo

Tari Kacet Ledo Kalimantan Timur
Penari Tari Kacet Ledo | Foto: Kamerabudaya.com

Tarian Kancet Ledo juga salah satu tarian khas Kalimantan Timur yang dikenal juga dengan sebutan Tari Gong. Tari ini berasal dari Suku Dayak Kenyah yang difungsikan sebagai bagian upacara penyambutan tamu kehormatan ataupun tari penyambutan kelahiran bayi dari keluarga kepala Suku Dayak Kenyah.

Gambaran kelemah lembutan dan kecantikan wanita menjadi makna di dalam gerakan tarian ini. Dalam tarianya penari perempuan akan menunjukan keanggunan dan pesonanya di atas sebuah gong yang diiringi musik yang berasal dari alat musik tradisional yang bernama Sapeq dan alat tersebut dimainkan dengan cara dipetik.

Para penari wanita tersebut akan memakai pakaian dan kostum khas wanita Dayak Kenyah. Terdapat bulu Burung Rangkong atau Enggang yang dipegang dikedua tangan penari sebagai ciri khas dan keunikannya yang dapat kita lihat dalam pentas tariannya. Bulu burung tersebut ialah jenis burung yang hidup dan terdapat di alam Kalimantan Timur.

4. Tari Ganjur

Tari Ganjur Kalimantan Timur
Penampilan Tari Ganjur | Foto: Kebudayaan.kemdikbud.go.id
Gravatar Image
Perkenalkan saya Zafrul sebagai penulis atau kontributor dalam Takterlihat.com Semoga senang dan mendapat manfaat dari membaca tulisan saya. More about me : linkedin.com/in/zafroel/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *