5 Tarian Adat Banten dengan Keunikan dan Nilai Religiusnya

Posted on

Banten sebagai provinsi yang berada di ujung barat Pulau Jawa memiliki keunikan dan daya tariknya sendiri. Provinsi Banten merupakan salah satu provinsi yang masih muda karena memekarkan wilayah dan memisahkan diri pada tahun 2000 dari Provinsi Jawa Barat.

Dengan wilayah yang luas, Provinsi Banten memiliki ciri khas dan keunikan dalam berbagai bidang aspek seperti wisata, kuliner, adat dan budaya, kesenian, nilai agamis dan sebagainya. Tidak heran jika banyak wisatawan luar dan dalam negeri yang datang dan berkunjung karena tertarik dengan beragam keunikan dan sesuatu yang khas dari Banten.

Salah satu yang menjadi daya tarik dan keunikan seni dan budaya di daerah ini ialah tarian adat Banten yang penuh daya tarik dan nilai historis warisan leluhur. Mulai dari tarian yang kental akan nilai budaya sampai tarian yang bernafaskan nilai-nilai religius agama. Berikut tarian adat Banten dengan keunikan dan nilai religiusnya:

1. Tari Grebeg Terbang Gede

Tari Adat Banten Grebeg Terbang Gede
Penari Tari Grebeg Terbang Gede | Foto : Berbol.co.id

Tarian Grebeg Terbang Gede memiliki keunikan yang khas karena merupakan perpaduan antara kesenian Terbang Gede yang berasal dari kota serang dengan gerakan pencak silat khas daerah Banten. Tarian ini juga menunjukan nilai bahwa masyarakat Banten memiliki keramahan, keterbukaan, dan sifat religius.

Tarian khas ini disebut Grebeg Terbang Gede karena diiringi oleh alat musik berupa ‘Terbang Gede atau Besar’ yang merupakan salah satu media musik dan penyebaran nilai Islam di Banten.

2. Tari Maler Bedug

Tari Adat Banten Maler Bedug
Atraksi Tari Maler Bedug | Foto : Berbol.co.id

Tarian Maler Bedug merupakan pengembangan dari Tarian Rampak Bedug yang memiliki iringan musik tradisi Banten serta gerak tari bersifat terumbu dengan Bedug Pamarayan.

Tarian adat Banten ini ditujukan dan dipentaskan untuk pembukaan acara dan penyambutan para tamu.  Kostum para penari menggunakan pakaian berwarna cerah dengan ikat kepala dan semacam belangkon untuk pria ditambah kain sarung sebagai hiasan celana.

Tarian ini dimainkan oleh para penari laki-laki dan perempuan yang saling bersama dan bergantian memukul bedug dengan posisi laki-laki memukul bedug diatas dan para perempuan dibawah.

Baca Juga: Tarian Adat Jawa Tengah

3. Tari Cokek Banten

Tari Adat Cokek Banten
Peragaan Penari Tari Cokek Banten | Foto : Berbol.co.id

Tarian Cokek Banten hadir sebagai salah satu tarian penyambutan khas dengan gaya yang memukau serta adanya interaksi aktif antara para penari dan tamu undangan. Tarian tradisional ini biasa dilakukan oleh tiga orang penari wanita namun mengalami perkembangan dan dapat menyesuaikan jumlah penari dengan acara yang akan dipentaskan.

Gravatar Image
Perkenalkan saya Zafrul sebagai penulis atau kontributor dalam Takterlihat.com Semoga senang dan mendapat manfaat dari membaca tulisan saya. More about me : linkedin.com/in/zafroel/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *