Paulo John mahasiswa yang membawa gambar ibunya yang telah tiada saat wisuda-hetanews.com

Kisah Haru Paulo, Mahasiswa Filipina yang Membawa Gambar Ibunya Saat Wisuda

Posted on

Kisah haru datang dari dari seorang mahasiswa bernama Paulo John, yang sudah mendapat gelar  Sarjana Ilmu Administrasi Bisnis, Filipina.

Momen wisuda merupakan momen dimana kebahagiaan yang terpancarkan oleh mahasiswa yang telah selesai menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Setelah sekian lama menjalani masa kuliah, banyaknya tugas yang telah mengantri, dan juga skripsi yang bahkan dapat membuat mahasiswa tak kunjung lulus karena lumayan menguras otak, tenaga, waktu dan perasaan.

Namun, masa kuliah itu Paulo perjuangkan agar bisa sampai ke titik akhir yaitu wisuda dengan harapan membuat orang tuanya bahagia dan membayar jerih payah orang tuanya yang berkorban membiayai dan memperjuangkan kuliahnya selama ini.

Kamu Mahasiswa Baru? Jangan Sampe Barang-Barang Ini Ketinggalan

Momen wisuda juga merupakan momen yang bisa mengumpulkan semua anggota keluarga. Sama seperti Paulo, tampak disebuah foto yang ia unggah di twitter bersama seorang wanita yang terlihat seperti ibunya. Ia terlihat berdiri disamping wanita tersebut, dan ada juga juga foto yang memperlihatkan Paulo memeluk wanita itu. 

Dalam cuitan twitter nya menggunakan bahasa tatalog,

“Untuk Ibuku tersayang! Bu, putra sulungmu hari ini telah diwisuda. Aku berharap Ibu bahagia di atas sana. Aku merampungkan kuliah karena ini yang Ibu inginkan. Aku menyayangi ibu!” Tulis Paulo lewat akun @paudaexplorer.

sumber-forumdetik

Sekilas foto itu tampak seperti foto biasa, namun setelah membaca cuitan dari Paulo, netizen pun mulai ngeh bahwasannya wanita yang ada disamping mahasiswa yang diwisuda itu hanyalah sebuah gambar atau standee sang ibunda yang telah tiada sejak tahun 2016 silam. Postingan tersebut dibanjiri ribuan komentar dari netizen yang tersentuh oleh cinta Paulo kepada ibunya.

Ternyata benar, bahwa wanita itu hanyalah sebuah standee seukuran tubuh manusia. Dikutip dari liputan6.com, diketahui bahwa ibunya telah meninggal tahun 2016 dikarenakan penyakit pneumonia. Karena momen wisuda hanya sekali seumur hidup, dan Paulo ingin ibunya hadir dalam acara tersebut, maka ia pun berinisiatif untuk membuat standee itu agar tetap bisa merasakan bahwa ibunda tercinta selalu mendampinginya sampai wisuda tanpa rasa sedih.

Paulo yang kini menyandang gelar sarjana Administrasi Bisnis itu ternyata sangat dekat dengan mendiang sang ibu. ia menceritakan bahwa yang membiayainya kuliah sampai saat ini adalah ibunya sendiri, tanpa bantuan dari ayah tirinya.

“ibu mengirim saya ke universitas swasta. dan kami sangat dekat satu sama lain”

“Ibuku tidak meminta ayah tiriku untuk mengirimku ke perguruan tinggi.”

“Semua uang itu datang dari ibu dan bibiku yang membantu.”

“Ketika saya membawanya (potongan gabus) untuk kelulusan saya, saya sangat senang karena saya benar-benar merasa bersama ibu saya.” (Adrie P. Saputra/Suar.ID)

Begitulah cerita dari Paulo.

Kamu Mahasiswa Semester Tengah? Pasti Bakal Ngerasain Ini

Paulo John mahasiswa yang membawa gambar ibunya yang telah tiada saat wisuda-hetanews.com

“Dalam beberapa tahun, ibuku membesarkanku seorang diri sebelum menikah dengan ayah tiriku. Dia selalu menyempatkan diri untuk antar-jemput sekolah. Jadi dahulu kami sangat dekat,” Imbuh Paulo.

Begitulah yang disampaikan Paulo kepada awak media yang sempat viral di media sosial dengan lebih dari 4.800 retweet yang menanggapi cuitan sang wisudawan.

Apakah kamu pernah mengalami hal seperti ini? atau ada teman kamu yang melakukan hal serupa seperti Paulo? pastinya di indonesia juga akan viral dengan adanya berita seperti ini.

Untuk kamu yang masih memiliki orang tua lengkap, bersyukurlah. Karena ada hati orang lain yang sakit ketika melihat orang lain masih memiliki orang tua, sedangkan ia sendiri tidak.

 

 

sumber : https://hot.liputan6.com/read/4016074/kisah-haru-mahasiswa-bawa-poster-mendiang-ibunya-saat-wisuda

https://suar.grid.id/read/201790207/viral-mahasiswa-wisuda-bawa-gabus-bergambar-ibunya-ternyata-ada-kisah-mengharukan-di-baliknya?page=all

 

 

Avatar
Hidup adalah ujian, namun bagaimana cara kita menyelesaikan ujian itulah yang paling penting. Saatnya hidupkan lilin daripada memaki kegelapan.

Leave a Reply