Jenis-jenis Komposisi yang Sering Digunakan Pada Sebuah Foto

Posted on

Tidak ada aturan yang bisa dipecahkan ketika kamu ingin mengambil gambar. Terlebih adalah aturan komposisi yang akan membuat foto tampak seimbang. Teknik komposisi tentunya membantu hasil foto kamu lebih maksimal. Namun, sebelumnya kita bahas apa yang dimaksud dengan ‘komposisi’ itu sendiri.

Komposisi mengacu pada cara berbagai elemen dalam sebuah adegan yang diatur dalam sebuah bingkai. Hal ini merupakan aturan sekaligus pedoman untuk kegiatan fotografi. Referensi komposisi yang akan dibahas biasanya dimiliki oleh fotografi handal, sehingga dalam situasi apapun mereka bisa langsung menentukan kompoisi yang bagaimana, yang cocok dengan situasi tersebut. Berikut adalah beberapa komposisi yang sering digunakan dalam dunia fotografi.

  1. Rule of third

Jenis-jenis Komposisi yang Sering Digunakan Pada Sebuah Foto

Aturan ini sangat mudah dipahami. Hanya perlu membagi frame menjadi 9 bagian sama besar. Dalam kamera, biasanya kamu harus mengaktifkan mode grid untuk menampilkan garis pembagi ini. Setelah itu, kamu hanya perlu menempatkan elemen penting di salah satu titik atau garis. Komposisi ini juga berfungsi menjaga elemen agar tetap terjaga kelurusannya (tidak miring).

  1. Komposisi terpusat dan simetri

Jenis-jenis Komposisi yang Sering Digunakan Pada Sebuah Foto

Meletakkan subjek di tengah frame bisa menjadi sangat membosankan. Namun, ada kalanya menempatkan subjek di tengah frame dapat menghasilkan foto yang menarik. Bermainlah dengan garis simetris untuk komposisi berpusat. Foto yang dihasilkan biasanya memiliki kesimetrisan antar bagian, atas bawah, ataupun kanan kiri. Contohnya adalah foto jembatan yang diambil dari ujung jembatan, sehingga nampak sisi kanan dan kiri sama.

  1. Bingkai didalam bingkai

Jenis-jenis Komposisi yang Sering Digunakan Pada Sebuah Foto

Hal ini mungkin sangat sering dijumpai. Memakai teknik ini bisa saja menjadi menyenangkan. Cara ini biasanya didasari oleh pencarian sebuah elemen yang bisa dijadikan bingkai, seperti pintu, gapura, atau elemen lain yang memiliki lubang ditengahnya. Kemudian, kita harus memibidik gambar dari lubang tersebut dengan elemen yang mengelilingi gambar yang kita bidik.

  1. Garis yang memimpin

Teknik ini pada dasarnya adalah melihat sebuah garis yang memimpin ke sebuah elemen penting. Hal ini bisa menjadi langkah lain untuk memusatkan pada unsur-unsur penting. Garis yang digunakan tidak harus garis lurus. Bisa saja garis melengkung, seperti jalan raya yang mengarah ke sebuah gunung besar.

  1. Diagonal dan segitiga

Jenis-jenis Komposisi yang Sering Digunakan Pada Sebuah Foto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *