Nadia Sparks yang dijuluki "Gadis Sampah" karena aksinya yang sering memungut sampahsewaktu perjalanan pergi dan pulang sekolah -akurat.co

Dibully dan Dijuluki “Gadis Sampah” Hingga Memenangkan Penghargaan Internasional

Posted on

Nadia Sparkes, gadis 13 tahun asal Inggris ini memiliki kebiasaan memungut sampah sepanjang perjalanannya pergi dan pulang sekolah. Ia melakukan ini untuk membantu bumi menjadi tempat yang lebih baik.

Melihat banyaknya sampah yang merusak lingkungan, maka ia pun tergerak hatinya untuk melakukan aksi tersebut. Sejak Nadia melakukan aksinya ini, banyak sampah yang di daur ulang dan telah menginspirasi banyak orang untuk melakukan hal yang sama.

Sejak tahun 2017, Nadia berangkat satu jam lebih awal untuk memungut sampah sepanjang perjalanannya ke sekolah dan menaruhnya di keranjang sepeda. Begitupun ketika ia pulang sekolah, selalu memungut sampah di jalanan dengan tujuan agar lingkungannya menjadi lebih baik lagi.

Dikutip dari akun instagram@ yafakta, Nadia kini membuat grup facebook dengan nama “Team Trash girl”  atau “Tim Gadis Sampah” dan mendorong orang-orang untuk membagikan pengalaman mereka memungut sampah untuk membersihkan lingkungan.

Baca juga hal unik lainnya: Unik, Minuman Ini Bisa Menyehatkanmu

Karena sering memungut sampah, banyak juga teman-temannya yang tidak suka dengan aksinya ini.  Bahkan teman-temannya itu membully  dengan mengatakan Nadia adalah “Gadis Sampah”. Nadia bahkan pernah disiram jus, dipukul dan diancam dengan menggunakan senjata.

Paula Sparkes, ibu Nadia Sparks mengatakan bahwa Nadia tidak diunggulkan di sekolahnya.

“staf tidak di sisinya untuk membantu dan mendukungnya dan kami merasa tidak pantas baginya untuk berada di sana lagi”, ungkap sang ibu.

Karena bullyan, cacian, dan ancaman itu lah, maka Nadia memutuskan untuk pindah sekolah ke Reepham High School. Setelah pindah pun ia masih memungut sampah selama perjalanan ke sekolah dan pulang sekolah yang jaraknya 11 mil dari rumahnya.

Nadia Sparkes-akurat.co

Dalam surat yang ditulis oleh Ms May, “Anda mengirim pesan positif bahwa kita semua harus bertanggung jawab menjaga lingkungan lokal kita, dan harus merasa sangat bangga dengan perbedaan yang terjadi.” (wiken.grid.id)

Berkat aksinya yang mengundang banyak komentar positif maupun negatif, serta mendorong perubahan untuk lingkungan yang lebih baik, dan mendapat perhatian dari berbagai belah pihak, maka Nadia pun menjadi duta WWF (World Wildlife Fund).

Kamu tahu apa itu WWF? WWF adalah sebuah organisasi non-pemerintah internasional yang menangani masalah-masalah konservasi, penelitian, dan restorasi lingkungan yang dulunya bernama WWF dan sekarang menjadi World Wide Fund for Nature.

Grup ini memiliki misi “menghalangi dan memutarbalikkan penghancuran lingkungan kita”. Mereka pun berfokus pada konservasi tiga bioma yang berisikan sebagian besar keragaman hayati dunia, yaitu hutan, ekosistem air tawar, samudera, dan pantai. (wikipedia)

Baca juga Bunga Unik dari Beberapa Sudut Dunia

Selain itu, Nadia juga mendapatkan sejumlah penghargaan internasional. Nadia pun mendapat dukungan dari warganet Indonesia. Mereka berharap warga Indonesia mencontoh Nadia.

“Karna perbuatan kecil kita akan bisa menyelamatkan bumi dari krisis sampah.

Salut gw, moga dicontoh oleh warga +62,’ tulis @mz.citybroh.

“Membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik, apreciated too you,” kata @ahmadfurqonn.

Bahkan ada juga warganet yang geram akan teman-teman Nadia yang telah membully itu.

“Justru yang membully lah yang pantas disebut SAMPAH”, tulis @ferdian_satriani.

“BUAT YG BULLY: ‘MUKELU SAMPAHH’.”, tulis @arahmatp71.

Di Indonesia pun jika ada yang memiliki hobi memungut sampah pasti dibully, bahkan mereka malah tidak malu untuk membuang sampah sembarangan.

Nah, bagaimana tanggapan kamu tentang aksi seorang gadis 13 tahun pemungut sampah ini?

 

Sumber:

  • https://wiken.grid.id/read/391785695/gadis-13-tahun-ini-rela-dijuluki-trash-girl-hingga-dibully-teman-sekolah-hanya-karena-sering-punguti-sampah-ini-video-kisahnya?page=all
  • https://akurat.co/news/id-688403-read-nadia-si-gadis-sampah-dibully-kawan-dipuji-dunia

 

 

 

 

 

Avatar
Hidup adalah ujian, namun bagaimana cara kita menyelesaikan ujian itulah yang paling penting. Saatnya hidupkan lilin daripada memaki kegelapan.

Leave a Reply