Cara Vlogging yang Menarik untuk di Tonton

Posted on

 

Video Blog atau yang sering disebut vlog bisa meliputi berbagai macam kegiatan, dari kegiatan sehari-hari, seperti pergi ke mal bersama teman, saat di kampus, saat di kantor, kegiatan di rumah, sampai sedang berlibur ke luar kota atau luar negeri. Untuk membuat vlog yang menarik untuk ditonton, ada cara-caranya loh. Yuk, langsung saja di simak.

1. Durasi

Sebaiknya durasi vlog kamu tidak terlalu pendek dan juga tidak terlalu panjang karena dapat membuat viewers bosan (kira-kira sekitar 10-20 menit). Kalau banyak moment yang penting dan kamu ingin memasukkannya ke vlog, kamu bisa membaginya menjadi 2 atau 3 part saja.

Misalnya, seperti channel YouTube #temantapimenikah milik Ayudia dan Ditto yang pernah mengunggah vlog jalan-jalan mereka ke Singapore dan membaginya ke dalam dua bagian (2 part).

2. Pentingnya Memilih YouTube Thumbnail Image

YouTube thumbnail image adalah gambar yang akan kamu lihat di video YouTube sebelum kamu meng-klik video tersebut. Kamu sebaiknya memilih gambar yang paling menarik atau satu gambar yang menjadi highlight dari vlog kamu. Contohnya Jovi Adhiguna (Fashion Vlogger), yang salah satu konten vlog-nya adalah saat dirinya melakukan pemotretan. Ia pun memilih gambar pemotretan tersebut sebagai thumbnail image dari vlog-nya tersebut.

3. Memilih Judul yang Menarik Perhatian

Judul yang menarik bisa menjadi salah satu alasan viewers meng-klik video kamu. Cara membuat judul vlog adalah bisa meng-highlight momentum penting di dalam vlog itu, misalnya “Berburu Nasi Uduk Terenak di Jakarta”. Bisa juga kamu merangkum semua kegiatan yang kamu lakukan di vlog kamu, misalnya “Nyari Kado, Makan Kepiting, Beli Kaca Mata Baru”.

4. Gunakan Bahasa Sehari-hari

Walaupun kamu berbicara di depan kamera, namun kamu harus berbicara seperti berbicara langsung kepada teman. Karena ini vlog, gunakan saja bahasa sehari-hari dan mudah untuk dimengerti.

5. Stock Footage

Untuk membuat vlog yang tidak membosankan, kamu perlu menyisipkan gambar-gambar pemandangan atau objek lain selain dirimu sendiri. Jika vlog kamu berdurasi 15 menit, akan sangat membosankan kan kalau hanya kamu yang berbicara di depan kamera?

Footage tersebut tergantung dari kemana kamu pergi. Misalnya kalau kamu berlibur ke kebun binatang, kamu bisa mengambil gambar binatang-binatang yang sedang makan atau keadaan di sekitar kebun binatang tersebut.

6. Gunakan Branded Intro

Branded Intro adalah video singkat (misalnya 5-10 detik) yang kamu masukkan di awal video. Kamu bisa menggunakan video tersebut sebagai video pengenalan di setiap vlog kamu, dan intro sebelum masuk ke dalam isi video. Branded intro ini bisa menjadi ciri khas dari vlog kamu loh.

7. Gunakan Tagline Opening & Closing

Selain membuat branded intro, untuk membuat perbedaan vlog kamu dengan vlog-vlog dari youtuber lainnya, kamu bisa membuat tagline di pembukaan dan penutup video kamu. Seperti channel Jess & Gabriel (Vloggers) yang selalu berkata “Another day another vlog” di setiap awal vlog dan “Piss out from Jess & Gabriel Conte”.

8. Libatkan Penonton

Saat membuat vlog, pastinya kamu ingin vlog kamu ditonton orang lain kan? Agar viewers selalu ingin menonton vlog kamu, kamu bisa melibatkan viewers  dalam setiap kegiatan, seolah-olah kamu sedang bercerita dengan mereka. Misalnya saat kamu berlibur ke pantai, kamu bisa mengatakan, “Ini tempat bagus banget, recommend banget lah buat kalian yang mau refreshing….”

Kamu juga bisa melemparkan pertanyaan tentang pendapat mereka. Misalnya  seperti yang dilakukan oleh Arief Muhammad (Vloggers) yang menanyakan kepada viewers tentang kapan waktu yang tepat untuk mengunggah vlog selanjutnya.

Membuat vlog yang tidak membosankan sangatlah penting. Kalau vlog kamu terlihat membosankan atau durasinya terlalu lama, viewers pun bisa tidak menonton vlog kamu lagi nantinya. Jadi, kamu sebaiknya memerhatikan cara-cara di atas sebelum membuat vlog. Selamat mencoba dan berkreasi!

Leave a Reply