Cara Follow Up Hasil Interview: Tips Simpel untuk Meningkatkan Peluang Diterima

Posted on

Menghadapi hasil dari sebuah wawancara kerja adalah momen yang penuh harap dan kecemasan. Setelah kerjasama Anda berakhir dengan pewawancara yang ramah, tiba saatnya untuk mengikuti langkah selanjutnya. Tetapi tunggu sebentar, jangan sampai Anda menganggap tindakan follow up setelah wawancara sebagai sesuatu yang remeh dan tidak penting. Di sinilah pentingnya memahami cara-cara yang tepat untuk melakukannya dan menciptakan kesan yang baik kepada calon pemberi pekerjaan.

Mengapa Follow Up Penting?

Tak dapat dipungkiri, follow up setelah sebuah interview bisa memberikan keuntungan yang signifikan bagi peluang Anda untuk diterima dalam pekerjaan yang Anda inginkan. Mengekspresikan keinginan Anda untuk bekerja dalam posisi tersebut, memperjelas pertanyaan wawancara yang terlewatkan, dan menunjukkan apresiasi Anda atas kesempatan yang sudah diberikan adalah beberapa keuntungan dari langkah follow up ini.

Tips Cara Follow Up yang Efektif

Sekarang, mari kita tinjau tips-tips sederhana namun efektif untuk melakukang follow up setelah interview:

1. Segera Kirim Pesan Terima Kasih

Mengirimkan email atau surat terima kasih kepada pewawancara merupakan langkah yang sangat penting. Dalam pesan tersebut, tunjukkan rasa terima kasih Anda atas kesempatan wawancara yang diberikan dan sebutkan pula hal-hal positif yang Anda pelajari dari proses tersebut. Pastikan pesan Anda singkat, tetapi tetap mengungkapkan rasa terima kasih dan antusiasme Anda.

2. Tepat Waktu dalam Mengirim Follow Up

Dalam melakukan follow up, jangan terlalu menunda dan jangan juga terlalu terburu-buru. Berikan cukup waktu untuk pewawancara meninjau semua kandidat, tetapi berikan pesan Anda cukup cepat agar Anda tetap segar dalam ingatan mereka. Sebagai panduan, kirim email atau surat follow up dalam waktu 24-48 jam setelah interview.

3. Perjelas Pertanyaan atau Informasi yang Terlewatkan

Selama wawancara, ada kemungkinan Anda melewatkan pertanyaan atau informasi tertentu. Jika saat melakukan follow up Anda menyadari pertanyaan-pertanyaan yang terlewatkan atau informasi yang seharusnya Anda sampaikan, jangan ragu untuk menyampaikannya dalam pesan Anda. Ini menunjukkan bahwa Anda memperhatikan dengan seksama wawancara tersebut dan siap untuk memberikan informasi yang diperlukan.

4. Jaga Kesantunan dan Profesionalisme

Langkah follow up harus tetap menjaga kesantunan dan profesionalisme. Gunakan bahasa yang sopan, hindari penggunaan emoji yang tidak pantas, dan pastikan pesan Anda bebas dari kesalahan tata bahasa dan ejaan. Ingatlah bahwa kesan pertama sangat penting, tetapi kesan pada tahap follow up pun tidak kalah pentingnya.

5. Tetap Tunggu dengan Sabar

Setelah melakukan langkah follow up, tetaplah sabar menanti tanggapan. Tidak semua perusahaan memberikan jawaban segera setelah interview. Jangan membebani diri Anda dengan tekanan berlebihan dan tetaplah mencari peluang lain. Namun, jika ada batas waktu respons yang telah ditentukan oleh perusahaan, Anda dapat menghubungi mereka untuk menanyakan perkembangan situasi.

Dalam dunia persaingan kerja yang ketat saat ini, membekali diri dengan cara-cara efektif untuk melakukan langkah follow up setelah interview dapat meningkatkan peluang Anda untuk diterima dalam pekerjaan yang Anda impikan. Ingatlah bahwa langkah ini bukan hanya tentang menunjukkan apresiasi, tetapi juga memperluas jaringan Anda dan memperkuat hubungan dengan calon pemberi pekerjaan. Jadi, apa yang Anda tunggu? Letakkan pesan terima kasih Anda sekarang juga dan dapatkan pintu menuju kesuksesan karir Anda!

Cara Follow Up Hasil Interview

Pengantar

Halo, Pembaca Setia!

Selamat datang di artikel kami yang kali ini akan membahas tentang cara follow up hasil interview. Jika kamu sedang mencari pekerjaan atau baru saja mengikuti sebuah wawancara kerja, maka artikel ini sangat penting untuk kamu baca. Setelah mengirimkan resume dan menjalani proses seleksi, follow up adalah langkah penting untuk menunjukkan ketertarikan dan motivasi kamu kepada pihak perusahaan.

Sebelum kita masuk ke cara follow up, mari kita bahas dulu apa itu follow up. Follow up adalah tindakan yang dilakukan setelah proses wawancara, yang bertujuan untuk memberikan informasi tambahan, mengekspresikan minat, atau sekedar mengonfirmasi tahapan selanjutnya dalam proses rekrutmen.

Nah, pada artikel kali ini, kita akan membahas secara detail mengenai tips dan trik dalam melakukan follow up hasil interview. Jadi, pastikan kamu membaca artikel ini sampai tuntas!

1. Kirimkan Ucapan Terima Kasih

Langkah pertama dalam melakukan follow up setelah interview adalah dengan mengirimkan ucapan terima kasih kepada para pewawancara. Hal ini merupakan tanda sopan dan menghargai waktu yang telah diberikan oleh mereka. Selain itu, dengan mengirimkan ucapan terima kasih, kamu juga dapat memberikan kesan positif dan menunjukkan ketertarikan kamu terhadap posisi yang sedang kamu lamar.

Dalam mengirimkan ucapan terima kasih, pastikan kamu membuatnya singkat, jelas, dan to the point. Beberapa hal yang dapat kamu sampaikan dalam ucapan terima kasih antara lain:

  1. Mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti wawancara
  2. Menyebutkan hal-hal yang kamu pelajari selama wawancara
  3. Menegaskan minat dan motivasi kamu terhadap posisi yang sedang kamu lamar

2. Jangan Tunggu Terlalu Lama

Saat melakukan follow up, penting untuk kamu ingat bahwa waktu sangat berharga. Jangan tunggu terlalu lama setelah wawancara untuk mengirimkan pesan atau email follow up. Sebaiknya, lakukan follow up dalam waktu 24-48 jam setelah wawancara.

Dengan melakukan follow up dalam waktu yang singkat, kamu menunjukkan bahwa kamu serius dan tertarik terhadap posisi yang sedang kamu lamar. Selain itu, para pewawancara juga masih memiliki kesan mengenai kamu, sehingga follow up yang cepat dapat membantu mereka mengingat kamu dengan lebih baik.

3. Gunakan Surat atau Email

Dalam melakukan follow up, kamu dapat memilih untuk menggunakan surat atau email. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, jadi sesuaikan dengan preferensi kamu.

Jika kamu memilih untuk menggunakan surat, pastikan kamu menggunakan bahasa yang formal, kertas yang bagus, dan tulisan yang rapi. Sementara itu, jika kamu memilih untuk menggunakan email, pastikan kamu menggunakan bahasa yang sopan, email yang profesional, dan tidak terlalu panjang.

4. Ingat Nama Pewawancara

Saat melakukan follow up, ingatlah nama-nama pewawancara yang kamu temui selama proses wawancara. Jika mungkin, catat nama-nama mereka selama wawancara atau periksa nama-nama mereka di email undangan wawancara yang kamu terima.

Menyebutkan nama pewawancara dalam pesan atau email follow up menunjukkan bahwa kamu memperhatikan dengan baik selama wawancara dan bahwa kamu menghargai waktu dan perhatian mereka.

5. Sampaikan Kesimpulan Wawancara

Salah satu tujuan dari follow up adalah untuk menyampaikan kesimpulan dari wawancara yang baru saja kamu ikuti. Sampaikan kesan positif yang kamu dapatkan selama proses wawancara, seperti hal-hal yang membuat kamu tertarik dengan perusahaan atau posisi yang kamu lamar.

Dalam menyampaikan kesimpulan wawancara, pastikan kamu menghindari mengulang kembali jawaban-jawaban yang sudah kamu berikan selama wawancara. Fokuskan pada hal-hal baru yang kamu pelajari dan kesan positif yang kamu dapatkan.

6. Tanyakan Mengenai Tahapan Selanjutnya

Dalam follow up, jangan lupa untuk menanyakan mengenai tahapan selanjutnya dalam proses rekrutmen. Tanyakan dengan sopan dan jelas mengenai kapan kamu akan mendapatkan kabar mengenai hasil wawancara, atau apakah ada tahapan seleksi berikutnya yang perlu kamu siapkan.

Menanyakan mengenai tahapan selanjutnya menunjukkan ketertarikan dan komitmen kamu terhadap proses rekrutmen. Selain itu, hal ini juga memberikan kesempatan kepada kamu untuk mengetahui lebih lanjut mengenai posisi yang sedang kamu lamar.

FAQ

1. Apakah follow up setelah wawancara itu penting?

Ya, follow up setelah wawancara sangat penting. Dengan melakukan follow up, kamu dapat menunjukkan ketertarikan dan motivasi kamu terhadap posisi yang sedang kamu lamar. Selain itu, follow up juga dapat memberikan kesan positif kepada para pewawancara dan membantu mereka mengingat kamu dengan lebih baik.

2. Apakah saya bisa melakukan follow up melalui telepon?

Idealnya, follow up dilakukan melalui surat atau email. Namun, jika kamu merasa perlu melakukan follow up melalui telepon, pastikan kamu melakukannya dengan sopan dan tidak mengganggu kesibukan para pewawancara.

3. Berapa lama waktu yang harus saya tunggu sebelum melakukan follow up?

Sebaiknya, lakukan follow up dalam waktu 24-48 jam setelah wawancara. Jangan tunggu terlalu lama, karena waktu sangat berharga dalam proses rekrutmen.

4. Apa yang seharusnya saya sampaikan dalam follow up?

Dalam follow up, sampaikan ucapan terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti wawancara, sampaikan kesimpulan wawancara, dan tanyakan mengenai tahapan selanjutnya dalam proses rekrutmen.

5. Apakah saya perlu melakukan follow up setiap kali mengikuti wawancara?

Idealnya, kamu perlu melakukan follow up setiap kali mengikuti wawancara. Namun, pastikan kamu melakukan follow up dengan pihak perusahaan yang berbeda setiap kali kamu mengikuti wawancara.

Kesimpulan

Dalam artikel ini, telah dibahas mengenai cara follow up hasil interview. Follow up adalah langkah penting setelah proses wawancara yang dapat menunjukkan ketertarikan dan motivasi kamu terhadap posisi yang sedang kamu lamar. Beberapa tips yang perlu kamu perhatikan dalam melakukan follow up antara lain mengirimkan ucapan terima kasih, tidak menunggu terlalu lama, menggunakan surat atau email, menyebutkan nama pewawancara, menyampaikan kesimpulan wawancara, dan menanyakan mengenai tahapan selanjutnya.

Jangan lupa untuk selalu berkomunikasi dengan sopan dan jelas dalam melakukan follow up, serta tidak mengulang kembali jawaban-jawaban yang sudah kamu berikan selama wawancara. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Leave a Reply