8 Legenda dari Riau

Posted on

Dibalik banyaknya sumber daya yang disimpan oleh Riau, seperti kelapa sawit dan karet, provinsi ini juga mempunyai beberapa legenda dengan cerita yang begitu menarik untuk ditelusuri. Seperti halnya 8 legenda yang akan dikisahkan sebagai berikut.

Rantai Emas di Dasar Sungai

Rantai Emas di Dasar Sungai
Sumber: gpswisataindonesia.info

Kisah ini diawali dari seorang nelayan miskin yang mendapatkan petunjuk di mimpinya, jika dia akan mendapatkan suatu rezeki di sungai. Merasa jika mimpi itu bukanlah sekedar bunga tidur, keesokan harinya dia datang ke sungai tersebut yang berlokasi di Desa Rantau Baru.

Tiba-tiba muncul sebuah tali dari dasar sungai. Si nelayan lantas menarik tali itu dan muncullah rantai emas dari dasar sungai tersebut. Saat rantai yang ditarik nelayan terkumpul semakin banyak, seekor burung murai berkicau memberi pertanda untuk berhenti.

Sayangnya, si nelayan tidak menghiraukan kicauan itu dengan terus menarik rantai. Datanglah gelombang besar di sungai itu yang membuat si nelayan ikut terseret arus. Rantai yang dia tarik pun ikut menghilang, tetapi untungnya si nelayan masih bisa selamat.

Si nelayan menyadari kalau sifatnya yang tamak telah menjadikannya kehilangan suatu hal yang harusnya bisa dia manfaatkan dengan baik. Hingga kini, sungai tempat nelayan itu menemukan rantai emas juga masih ada, serta lokasinya sama yaitu di Desa Rantau Baru.

Asal Mula Suku Kubu dan Talang Mamak

Suku Kubu dan Talang Mamak
Sumber: id.wikipedia.org

Legenda Suku Kubu dan Talang Mamak sebenarnya bermula dari kisah Putri Pinang Masak yang diculik oleh Raja Telni Telanai untuk dinikahkan dengan anaknya, Dewa Sikaraba Daik. Dalam misi penyelamatannya, Roger, saudara kandung Putri datang ke kerajaan tersebut.

Berkat kekuatan Roger, dia berhasil dijadikan sebagai seorang Datuk yang dihormati. Namun, Dewa Sikaraba Daik yang sudah menjadi raja menggantikan ayahnya Raja Telni Telanai, tidak suka dengan keberadaan Datuk Roger sehingga bersekongkol untuk membunuh Datuk Roger, namun rencananya gagal.

Malapetaka pun menimpa Raja Dewa Sikarab Daik yang diserang oleh Belanda. Bukan malah mendendam, Datuk Roger kembali membantu Raja Dewa Sikaraba Daik untuk mengalahkan Belanda. Selepas kemenangan itu, kerajaan menjadi lebih aman.

Datuk Roger pun meminta izin untuk kembali pulang dengan membawa Putri Pinang Masak yang merupakan saudara kandungnya. Raja Dewa Sikaraba Daik yang sudah merasa terbantu oleh Datuk Roger akhirnya merelakan Putri Pinang Masak yang sedang hamil untuk ikut pulang. Namun, dia memberikan maklumat jika hutan di Jambi akan menjadi tempat tinggal keturunan Putri Pinang Masak yang kini kebanyakan dihuni oleh Suku Kubu dan Talang Mamak.

Jaka si Pemberani dari Riau

Jaka Si Pemberani
Sumber: gpswisataindonesia.info

Legenda yang selanjutnya ini pastinya akan membuatmu terkesima dengan ceritanya yang sederhana. Adalah Jaka seorang anak dari sepasang suami isteri yang kebetulan akan ditinggal oleh ayah ibunya ke pasar untuk menjual hasil panennya yang melimpah. Ayah ibunya sebenarnya khawatir dengan Jaka karena lokasi rumahnya dekat dengan hutan.

Namun, Jaka meyakinkan jika dia sudah besar dan tidak perlu untuk dikhawatirkan. Tiba saat malam, ibu dan ayahnya belum kunjung pulang, sementara itu terdengar suara gemerisik dari kebun tebu. Jaka mengendap-endap ke arah kebung tebu, dengan keberanian penuh, Jaka yang membawa parang itu menebas leher seekor hewan yang ternyata adalah seekor harimau.

Dia merasa menjadi anak yang hebat karena mampu menumpas seekor harimau tersebut. Ketika ibu dan ayahnya tiba di rumah, mereka panik karena tak jauh dari rumah mereka ada seekor harimau yang tergeletak mati. Namun, ternayat Jaka masih selamat dan tertidur pulas di kamarnya.

Rubah Hitam si Raja Hutan

Rubah Hutan Raja Hutan
Sumber: Ciker Free Vector Images from pixabay.com

Jika kamu sering mendengar cerita tentang raja hutan, tentu saja kamu akan familiar dengan harimau yang menjadi rajanya. Akan tetapi, di salah satu hutan di Riau, harimau yang awalnya memimpin hutan tersebut tiba-tiba menghilang. Para hewan lalu berkumpul untuk menentukan siapa hewan yang akan menjadi raja selanjutnya.

Terpilihlah si kera yang kemudian menjadi raja. Hanya saja, kera ini punya sifat rakus dan suka menyuruh hewan-hewan lain untuk mencarikan makanan tanpa dia sisahkan untuk hewan lainnya. Si rubah hitam geram dengan tingkah kera, dia pun berinisiatif untuk menjebak kera hingga akhirnya si kera masuk ke perangkap pemburu.

Setelah hilangnya kera yang raib dibawa oleh pemburu, pemilihan raja hutan dilakukan kembali. Kali ini, rubah hitam lah yang terpilih menjadi raja. Sayangnya, si rubah lama-lama juga menjadi rakus sehingga membuat sengsara hewan-hewan yang lain.

Aji Bonar si Pemain Gasing

Aji Bonar
Sumber: dongengceritarakyat.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *