Yuk Berkunjung ke Kampung Tertua di Bogor

Posted on

Pada proses ini para kokolot diiringi oleh Angklung Gubrag yang dimainkan oleh ibu-ibu. Proses berikutnya adalah sedekah kue di Kampung Budaya Sunda Sindang Barang.

Seren Taun
Seren Taun – foto antarafoto.com

Proses selanjutnya adalah Helaran Dongdang yang merupakan arak-arakan hasil panen. Arak-arakan ini dimulai dari Rumah Bali sampai Alun-alun Kampung Budaya Sunda dengan membawa hasil panen seperti buah-buahan, sayuran, padi, atau bahkan ada sepatu karena kampung Sindang Barang identik dengan home industry.

Hasil panen tersebut dibawa menggunakan dongdang yang dibuat oleh masing-masing RT yang terdapat di kampung Sindang Barang dan saling adu kreatif dengan RT lain karena pada akhir acara biasanya dilakukan penilaian RT paling kreatif dalam membuat dan menghias dongdang.

Selama arak-arakan, Helaran Dongdang diiringi oleh seni tari dan angklung gubrag. Setelah semua dongdang terkumpul di Alun-alun Kampung Budaya Sunda, para kokolot melakukan ritual Majiken Pare Ambu dan Pare Ayah, yaitu padi dimasukkan ke dalam lumbung.

Sedangkan, dongdang yang sudah diarak tadi menjadi rebutan para warga. Dan menurut kepercayaannya bahwa siapa yang mendapat hasil rebutan paling banyak, bahwa dia akan mendapat kesejahteraan pada tahun berikutnya.

***

Di atas merupakan beberapa peninggalan sejarah yang terdapat di Kampung Sindang Barang dan sekitarnya. Sebenarnya jika dilihat secara langsung keadaan peninggalan-peninggalan tersebut masih sangat tidak terjaga. Karena masih banyak situs yang berada di atas tanah milik warga bahkan ada beberapa warga yang bermaksud untuk menjual tanah tersebut.

Sunggu disayangkan karena situs peninggalan sangatlah berharga. Kepedulian dan kepekaan dari pemerintah untuk hal ini masih sangatlah dibutuhkan karena jika tidak banyak masyarakat yang menyepelekan peninggalan-peninggalan tersebut dan tidak dijaga dengan baik.

Sedangkan, tradisi seren taun adalah tradisi yang dilakukan sejak dahulu tapi sempat tidak dilaksanakan karena salah satu tetua di kampung Sindang Barang yang bernama Etong Sumawijaya, namun setelah beberaa tahun kemudian beberapa warga inisiatif untuk melanjutkan tradisi ini dan akhirnya masih terjaga sampai sekarang.

Bukan hanya kaya akan peninggalan, Kampung Budaya Sindang Barang memiliki tempat wisata yang sering disebut Kampung Budaya Sunda.

Sudah banyak mahasiswa yang melakukan penelitian ke Kampung Budaya Sunda ini karena budaya sunda kental masih dijaga baik . dari rumah adat, lmbung padi, tradisi ibu-ibu menumbuk padi itu semua masih terjaga dengan baik.

Selain itu, tidak jauh dari Kampung Sindang Barang terdapat tempat wisata curug, yaitu curug nangka dan curug luhur. Dan terdapat pula hotel besar yang sekarang banyak dikunjungi oleh wisatawan yaitu Highland Park Resort.

Dan jika melanjutkan perjalanan kita akan sampai di tempat wisata Gunung Halimun Salak, yang di dalamnya terdapat ratusan pohon pinus yang tepat untuk dijadikan objek foto, dan banyak curug yang bisa dikunjungi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *