Mengenal Teknik Fotografi Time Lapse

Posted on

Contohnya, jika matahari ada dalam 12 jam, dan kamu mengambil foto setiap 1 menit, kamu akan memiliki 720 foto. Dengan kompresi 24 fps, kamu akan memiliki video matahari terbit sampai tenggelam dalam 30 detik.

Hasil Time Lapse yang Diinginkan : Smooth atau Blocky

Hal yang perlu diperhatikan adalah dengan menentukan hasil time lapse yang smooth atau blocky (efek tidak smooth, transisi per frame terlihat tajam). Hasil yang smooth (interval lebih pendek) menghasilkan hasil yang lebih lembut. Biasanya digunakan untuk subjek yang memiliki perubahan cukup cepat seperti es mencair, pergerakan awan, bus yang bergerak di jalan, dan lain sebagainya.

Jika efek blocky (interval yang lebih panjang), memberikan efek untuk subjek yang memiliki perubahan cukup lama, seperti buah yang membusuk. Biasanya diambil 1 jam per foto, 6 jam per foto, bahkan bisa jadi 1 hari per foto. Hal ini bisa dijadikan pilihan tergantung subjek yang ingin diambil.

Nah, sekarang kamu tidak harus menunggu sepanjang hari merekam pergerakan subjek dengan video. Cukup dengan time lapse, kamu bisa memaksimalkan efisiensi waktu saat pengambilan gambar. Fotografi time lapse bisa menjadi sesuatu yang sangat menakjubkan, karena merupakan fotografi yang dibuat dengan teknis khusus sehingga bisa menjadi sebuah video pergerakan subjek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *