7 Tarian Adat Kalimantan Timur Penuh Keragaman Dalam Budaya!

Posted on

Tarian Ganjur ialah bentuk alkulturasi budaya antara Kutai dan Jawa yang ada di Provinsi Kalimantan Timur. Tari ini sendiri berakar dari kebudayaan di Kerajaan Kutai Kartanegara dan Kerajaan Majapahit yang pada saat ini menjalin kerja sama dan hubungan antar kerajaan.

Tari Ganjur dianggap sakral pada zamannya dan dipentaskan saat waktu-waktu tertentu dan acara khusus saja. Kesenian tersebut juga dianggap penting karena berfungsi sebagai sajian penyambutan tamu istimewa kerajaan, pengangkatan Sultan Kutai, serta berperan penting dalam bagian ritual Bapelas dalam Festival Erau di Kota Tenggarong, Kutai.

Unsur akulturasi terasa kental dalam tarian ini dan dapat kita lihat pada alat musik Gamelan, Kendang, dan Bonang yang mengiringinya karena berasal dari budaya Jawa. Dalam tariannya terdapat istilah “Beganjar” untuk penari pria dan “Beganjur” untuk pernari wanita.

Ciri khas dan keunikan tarian tersebut bisa kita lihat adanya gada kayu yang dilapisi oleh kain yang menjadi sebutan “Ganjur”. Dua orang penari pria akan menari secara berpasang dengan gerakan saling serang menggunakan Ganjur tersebut. Sedangkan, para penari wanita akan mengiringi dengan kipas sebagai properti khas.

5. Tari Datun Julud

Tari Datun Julud Kalimantan Timur
Penari cantik Tari Datun Julud | Foto: Dispar.kutaikartanegarakab.go.id

Tarian Datun Julud termasuk dalam tarian khas Kalimantan Timur yang berasal dari budaya masyarakat Dayak Kayan atau Kenyah di daerah pedalaman Kutai. Tarian ini menjadi tarian yang wajib bagi masyarakat Dayak Kenyah dan ditampilkan dan dipentaskan dalam berbagai upacara-upacara adat.

Para penari Tari Datun Julud biasanya para wanita secara kelompok yang bisa terdiri dari 10-20 orang penari. Gerakan tarian ini dibawakan secara lemah gemulai namun dinamis dengan tempo cepat dari lenggok dan ayunan tangan para penarinya.

Hal lainnya, dalam upacara pesta panen tarian ini menjadi sajian yang pasti ada untuk dipertunjukan. Kostum busana yang digunakan para penari biasanya ialah konstum adat khas Kalimantan Timur ditambah bulu Burung Enggang sebagai ciri khas properti yang digunakan.

6. Tari Papatai

Tari Papatai Kalimantan Timur
Tari Papatai | Foto: Blogkulo.com

Tarian tradisional Dayak dari Kalimantan Timur ini merupakan bentuk dari tarian-tarian perang yang berasal dari Suku Dayak Kenyah. Latar belakang tarian ini bercerita mengenai keberanian seorang pemberani dari Suku Dayak Kenyah yang melawan musuh-musuhnya.

Tari Papatai memiliki gerakan-gerakan yang sangat lincah, energik, dan bertenaga serta dibarengi dengan teriakan-teriakan semangat keberanian para penarinya. Sebagai tarian perang Tari Papatai dilengkapi berbagai perlengkapan seperti Pisau Mandau, perisai khas Dayak, dan baju perang adat.

Uniknya lagi, tarian ini diiringi oleh lagu adat Dayak Kenyah yaitu Sak Pakau dengan alunan musik yang berasal dari alat musik tradisional Dayak yaitu Sampe. Unsur teatrikal dan tarian menjadi satu pertunjukan tari yang seakan saling serang antar para penari dan sangat digemari para penonton masyarakat Kalimantan Timur.

7. Tari Topeng Kutai

Tari Topeng Kutai Kalimantan Timur
Penampilan Anggun Penari Tari Topeng Kutai | Foto: Wartakaltim.co

Tarian Topeng Kutai juga dikenal dengan nama Tari Topeng Kemindu yang berasal dari Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Tarian ini berkembang dalam lingkungan Kesultanan Kutai yang dipertunjukan secara terbatas oleh kalangan putra ataupun putri bangsawan saja.

Pada mulanya tarian ini berfungsi sebagai tarian hiburan keluarga kesultanan yang dipertunjukan saat penobatan raja atau sultan, perkawinan keluarga bangsawan, dan penyambutan tamu kesultanan. Namun demikian, saat ini Tari Topeng Kuta mulai boleh dibawakan oleh masyarakat biasa sebagai hiburan rakyat dan pelestarian budaya Kutai.

Demikianlah tarian adat Kalimantan Timur penuh keragaman dalam budaya. Kekayaan kesenian tari di Kalimantan Timur memang tidak terlepas dari budaya dua suku aslinya yaitu Dayak dan Melayu Kutai sebagai warna utama dalam jenis tarian budaya.

Gravatar Image
Perkenalkan saya Zafrul sebagai penulis atau kontributor dalam Takterlihat.com Semoga senang dan mendapat manfaat dari membaca tulisan saya. More about me : linkedin.com/in/zafroel/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *