7 Tari Adat Aceh yang Terpopuler dan Khas

Posted on

Asal penyebutan nama Seudati sendiri dipercaya berasal dari kata Shahadatayn yang berarti dua kalimat syahadat dalam islam. Tari ini sebenarnya juga merupakan media dakwah yang disampaikan dengan bentuk kesenian gerak tari yang indah dan kompak.

Dalam Tari Seudati, ciri khas yang ditampilkan ialah gerakan tari yang menggambarkan rasa gembira serta kebersamaan keseluruhan antara para penari dan seluruh bagian tubuh yang ikut bergerak bersama.

Terdapat 8 orang penari dalam membawakan tarian ini dengan gerakan tari yang dinamis dan agresif bergerak secara kesana dan kemari dengan lincah. Disamping itu terdapat 2 orang penyanyi yang mengiringi para penari tersebut. Tarian ini juga sudah mulai dikenal di dunia internasional menyusul Tari Saman sebagai bentuk kekayaan budaya Indonesia.

Tari Ratoh Duek

Tari Ratoh Duek Aceh
Para penari Tari Ratoh Duek | Foto: Dictio.id

Tarian Ratoh Duek merupakan salah satu bentuk seni tari tradisional yang berasal dari daerah Nanggroe Aceh Darussalam. Tarian ini juga disebut sebagai tarian yang identik dan mirip dengan Tari Saman, akan tetapi memiliki perbedaan yang bisa dibedakan secara spesifik.

Baca juga: Tarian Adat Jogja yang Istimewa

Nama Ratoeh/Ratoh sendiri berasal dari kata Rateb/Ratip dalam bahasa Arab yang berarti puji-pujian dan doa yang ditujukan kepada Allah Ta’ala dan para Nabi melalui syair-syair dan puisi-puisi yang dinyanyikan.

Di Dalam pertunjukan tariannya, Tari Ratoeh Duek biasa dibawakan oleh para penari wanita yang berjumlah genap. Perbedaan yang dapat terlihat antara Tari Ratoeh Duek dan Tari Saman ialah pada pakaian dan busana yang dikenakan.

Para penari Tari Ratoeh Duek dalam busana menggunakan polos bewarna yang dipadu padankan dengan kain songket khas Aceh. Sedangkan pada Tari Saman para penari menggunakan busana pakaian adat Suku Gayo. Biasanya penari wanita yang menari berjumlah antara 8-12 orang penari.

Tari Guel, Tari Adat Aceh yang bersejarah

Tari Guel Aceh
Penampilan penari Tari Guel | Foto: Kebudayaan.kemdikbud.go.id

Tarian Guel juga bagian dari kekayaan budaya Suku Gayo yang ada di daerah dataran tinggi Gayo di Aceh Tengah. Tarian tradisional ini biasa ditujukan untuk hiburan rakyat dan bagian dari upacara adat Gayo.

Kata dan istilah “Guel” sendiri memiliki arti membunyikan dan memukul sebuah benda sehingga dapat menimbulkan suara. Tari Guel memang memiliki nilai dan unsur yang terinspirasi dari kondisi alam dan lingkungan kehidupan masyarakat yang dituang ke dalam gerakan simbolis dan irama musik yang selaras.

Tarian ini juga bisa dibilang unik dan berbeda karena terkandung banyak unsur seni di dalamnya seperti unsur sastra, tari, musik, dan budaya yang mengandung makna dan identitas sejarah Suku Gayo.

Tari Rapai Geleng

Tari Rapai Geleng, Tari Adat Aceh
Penampilan Tari Rapai Geleng,Tari Adat Aceh | Foto: Id.wikipedia.org

Tarian Rapai Geleng bukan hanya sekedar tarian tradisional biasa dari Aceh tetapi juga merupakan media dakwah dalam menyebarkan nilai islami. Hal ini dapat terlihat jelas dalam tiap bagian tariannya seperti busana, syair ucapan, dan gerakannya.

Tarian ini benar-benar kental dan mengekspresikan nilai-nilai islami yang terdapat dalam masyarakat Aceh. Selain itu, Tari Rapai Geleng juga menjadi simbol sikap dan perilaku suku di Aceh yang kompak dan penuh nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat dan keseharian.

Tari Rapai Geleng juga menjadi salah satu jenis tari yang populer di Aceh karena keindahan gerak dan syair yang memukau para penonton dan masyarakat yang sedang menyaksikan tarian ini. Biasanya terdapat 12 orang penari pria dalam tarian ini dan terdapat 3 bagian utama dalam tarinnya yaitu saleum(salam), cerita(kisah ajaran agama), lani(penutup).

Baca juga: Tarian Adat Jawa Timur

Demikianlah 7 tari adat Aceh yang terpopuler dan khas yang bisa kita lebih pahami dan mengerti betapa beragam dan kayanya kebudayaan dan nilai kesenian di ujung Pulau Sumatra ini. Masing-masing tarian memiliki keunikan dan ciri khas yang mewakili budaya masyarakat Aceh dan nilai-nilai islam yang kental di dalamnya.

Gravatar Image
Perkenalkan saya Zafrul sebagai penulis atau kontributor dalam Takterlihat.com Semoga senang dan mendapat manfaat dari membaca tulisan saya. More about me : linkedin.com/in/zafroel/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *