5 Jenis Rumah Adat Sulawesi Selatan yang Sarat Makna

Posted on

Baca juga: Rumah Adat NTB

Pembagian Ruangan Langkanae

Umumnya Langkanae dibangi menjadi 3 ruangan utama dengan kegunaan yang berbeda-beda. Apa aja ruangannya?

  1. Tudang Sipulung yang diguanakn sebagai tempat untuk menerima tamu yang berada di bagian depan Langkanae.
  2. Ruangan tengah adalah privat bagi keluarga. Biasanya berupa kamar bagi anggota keluarga.
  3. Ruangan yang paling belakang terdiri dari 2 buah kamar dengan ukuran yang cukup kecil.

Makna Langkanae

Disetiap ornamen yang ada di Langkanae mewakili makna tertentu. Misalnya adalah ukiran prengreng yang bermakna sebuah arti “hidup tidak pernah putus”

3. Rumah Adat Suku Bugis

rumah adat suku bugis
Sumber: 99.co

Rumah adat Suku Bugis menjadi saksi kebudayaan Islam berkembang di Sulawesi Selatan. Bagian yang paling unik dari jenis bangunan ini adalah tidak adanya penggunaan paku. Masyarakat Bugis mengganti fungsi paku dengan besi atau kayu. Besi dan kayu diubah kedalam bentuk yang hanya diketahui oleh masyarakat Bugis sehingga mampu menyambung bagian satu sama lain.

Jenis Bangunan

Masyarakat Bugis masih menggunakan strata sosial untuk membedakan rumah. Ada rumah yang dikhususkan untuk golongan bangsawan ada pula rumah untuk orang biasa. Apa aja namanya?

  1. Saoraja atau Sallasa adalah jenis rumah yang dihuni oleh masyarakat Bugis dengan kelas bangsawan. Desainnya memiliki bentuk persegi panjang dengan ukuran yang lebih luas dari jenis lainnya. Bagian atap yang berguna sebagai penutup bubungan berbentuk prisma. Masyarakat Bugis menyebutnya dengan istilah Timpak Laja.
  2. Bola adalah jenis bangunan kedua dari rumah adat Suku Bugis. Bola dikhususkan untuk masyarakat sederhana dan biasa Beberapa bagian sudut rumahnya dihiasi dengan ornamen beratmosfir alam, seperti flora dan fauna.

Pembagian Ruangan

Bagian ruangan dari Saoraja atau Bola ada 3. Tiap ruangan memiliki filosofi tersendiri. Berikut ini adalah nama beserta filosofinya.

  1. Boting Langiq adalah bagian dari atap rumah yang memiliki rongga. Makna dari Botiq Langiq adalah lambang dari perkawinan yang berada di atas langit.
  2. Ale Kawaq merupakan bagian tengah dari bangunan yang biasanya menjadi kamar tidur setiap anggota keluarga dan ruang tamu. Makna dari ruangan ini adalah sebagai simbol keadaan bumi pertiwi.
  3. Buri Liu adalah bagian bawah bangunan yang difungsikan sebagai tempat untuk memelihara hewan ataupun menyimpan alat pertanian. Makna dari Buri Liu ialah dunia dalam laut serta bawah tanah.

4. Rumah Adat Suku Mandar

suku mandar
Sumber: Berbol.co.id

Desain dari rumah adat Sulawesi Selatan dari Suku Mandar serupa dengan Suku Bugis. Arsitektur pembedanya terletak di bagian teras yang lebih lebar dan luas. Bagian teras rumah ini disebut Lego oleh masyarakat Suku Mandar.

Komposisi penggunaan warna dari rumah adat Suku Mandar cenderung berwarna gelap. Tetapi sebagian masyarakat pun masih tetap mempertahankan serat dan warna asli dari kayu. Sehingga makin terasa unsur traisional dari bengunan ini. Bagian atapnya berbentuk menyerupai ember dengan bentuk yang lebih miring dan menjorok ke bagian depan.

5. Balla

balla
Sumber: BrambleFurniture.com

Ibukota dari provinsi Sulsel inipun mempunyai rumah adat yang diberi nama Balla. Balla sama terkenalnya serupa Tongkonan.

Arsitektur Balla

Desain utama dari Balla masih menggunakan berupa rumah panggung. Tingginya mencapai 3 meter dari permukaan tanah. Tiang penyangganya ada sepuluh buah dengan bahan utama berupa kayu. Lima buah penyangga utama mengarah ke bagian belakang bangunan sedangkan lima lainnya mengarah ke bagian depan bangunan. Atapnya memiliki material berupa daun rumbia, bambu, ijuk ataupun jerami. Bentuknya lancip dan mengarah ke bagian bawah. Material utama dari Balla memang kayu dengan jenis yang beragam.

Makna dan Pembagian Ruangan Balla

Ada 9 buah ruangan dari Balla dengan fungsi yang berbeda-beda. Apa saja?

  1. Timbaksela adalah bagian pucuk atap yang bermaka derajat kebangsawanan dari penghuni rumah
  2. Dego-dego adalah sebutan ruangan kecil seperti teras yang berada di bagian terluar dari rumah.
  3. Kala Balla menjadi bagian tubuh dari Balla. Kala Balla terdiri dari beberapa ruangan kecil dengan letak yang berada di bagian pintu masuk belakang rumah.
  4. Paddaserang Dallekang ialah ruang tamu.
  5. Paddaserang Tangnga ialah ruang keluarga yang bersifat lebih privasi.
  6. Paddaserang Riboko ialah ruang ang ada I bagian belakng dan difungsikan sebagai kamar anak perempuan.
  7. Balla Pallu ialah dapur
  8. Pammakkang ialah loteng
  9. Siring ialah gudang yang ada di bagian bawah dari rumah.

Baca juga: Rumah Adat Maluku

Yap, itu dia 5 jenis rumah adat Sulawesi Selatan beserta masing-masing maknanya. Semoga mampu menambah pengetahuan kamu ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *