6 Rumah Adat NTB, Eksotis dan Unik!

Posted on

Salah satu jenis Bale yang terkenal adalah Bale Lumbung. Kini Bale Lumbung telah menjadi ikonik dari Suku Sasak di Lombok Tengah. Bale Lumbung memiliki bentuk yang unik dan berbeda dari beberapa rumah adat NTB lainnya.

Arsitektur dari Bale Lumbung didominasi oleh kayu dan jerami pada bagian atapnya. Desain paling unik terdapat pada bagian atap yang berbentuk setengah tabung tetapi runcing dan lebih lonjong ke bawah. Bagian bawah atap pun cenderung melebar namun masih lurus. Diameter atapnya dapat mencapai 3 meter. Kalau dilihat dari depan, atap Bale Lumbung lebih besar daripada bangunan rumanya.

Bagian dinding dari Bale Lumbung terbuat dari bambu yang dianyam dan biasa disebut bedek. Lantainya terbuat dari papan kayu dengan penyangga berjumlah 4 tiang. Bagian bawah tiang penyangga diberi batu supaya bangunan lebih kuat.

Masyarakat Suku Sasak menggunakan atap Bale Lumbung sebagai tempat untuk menyimpan padi dari hasil bertanam. Oh iya, bentuk Bale Lumbung yang unik ini dimaksudkan supaya tidak mudah rusak ketika banjir dan bila terkena serangan tikus.

Bale Jajar

rumah adat ntb bale jajar
Sumber: Tempo.co

Bale Jajar menjadi pilihan rumah untuk mereka yang memiliki ekonomi menengah ke atas bagi Suku Sasak. Desain rumahnya mirip dengan Bale Tani (rumah tradisioal Suku Sasak) tetapi memiliki luas yang lebih besar.

Bagian dalamna terbagi menjadi 2 dalem bale, yaitu satu serambi dan bagian depan Bale Jajar. Satu serambi digunakan sebagai tempat untuk menyimpan bahan makanan yang biasa disebut Sambi. Selain itu serambi ini difungsikan untuk menyimpan peralatan rumah tangga.

Kemudian bagian depan Bale Jajar terapat Sekepat dan bagian belakangnya terdapat Sekenam. Sekepat merupakan tempat yang berfungsi untuk menerima tamu. Nama lain Sekepat adalah Barugaq. Sedangkan Sekenam merupakan sekepat yang memiliki 6 buah tiang penyangga. Sekenam digunakan sebagai tempat untuk belajar dan ruang keluarga.

Rumah Adat NTB Berugaq Sekenam

Berugaq Sekenam
Sumber: BudayaLokal.com

Berugaq Sekenam juga menjadi salah satu bagian rumah adat NTB. Berugaq Sekenam memiliki 6 buah tiang penyangga yang terbuat ari kayu. Bangunan ini menjadi salah satu ciri khas Suku Sasa. Fungsinya sebagai tempat belajar untuk tata krama, adat istiadat, nilai budaya dan berkumpulnya internal keluarga.

Arsitekturnya sederhana dan lebih didominasi oleh kayu dan daun kelapa/jerami pada bagian atap. Beruga Sekenam pun tidak memiliki dinding, sehingga terlihat seperti gubuk di Pulau Jawa.

Baca juga: Rumah Adat Maluku

Nah itu dia 6 rumah adat NTB yang eksotis serta unik. Jangan lupa untuk menyempatkan berkunjung ke rumah adatnya kalau ke NTB ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *