7 Rumah Adat Kalimantan Tengah dan Penjelasannya Lengkap

Posted on

Arsitekturnya masih didominasi dengan kayu untuk bagian dinding, tiang penyangga bahkan tangga menuju bangunan utama. Dari seluruh jenis rumah adat Kalimantan Tengah lainnya, Betang Damang Batu adalah yang tertua.

4. Rumah Adat Kalimantan Tengah Betang Toyoi

rumah adat kalimantan tengah betang toyoi
Sumber: Travel.Kompas.com

Betang Toyoi berbentuk rumah panggung dengan material pembangunan yang masih didominasi dengan kayu ulin. Bentuknya memanjang ke arah samping dengan kokoh. Betang Toyoi mengalami beberapa perbaikan namun tidak merubah bentuk asli dari rumah ini.

Asal usul rumah ini dinamakan Betang Toyoi sebab Toyoi Panji merupakan orang pertama yang mengenalkan serta membangun Betang Toyoi. Masyarakat Kalteng menyebutkan bahwa rumah ini sudah bediri hampir 150 tahun.

Betang Toyoi dihuni oleh 20 kepala keluarga atau bahkan lebih. Biasanya mereka yang tinggal dalam Betang Toyoi masih kerabat dekat satu sama lain.

5. Rumah Adat Kalimantan Tengah Betang Tambaba

betang tambaba
Sumber: Aminama.com

Serupa dengan Betang Toyoi, Betang Tambaba juga dihuni oleh beberapa kepala keluarga dalam 1 rumah panjang. Betang Tambaba tergolong masih alami dan tidak mengalami rekondisi yang mengubah bentuk asli bangunan ini. Sebab itulah Betang Tambaba tergolong dalam salah satu warisan dan cagar budaya yang khas dari Kalimantan Tengah.

Material utama dalam pembangunan rumah ini adalah kayu Ulin. Kayu Ulinlah yang menjadi salah satu faktor Betang Tambaba masih berdiri kokoh hingga sekarang. Desainnya sesuai dengan makna kehidupan dari Suku Dayak.

6. Betang Pasir Panjang

betang pasir panjang
Sumber: TravelBlog.id

Terletak di Kotawaringin Barat, Pangkalan Bun. Di sana masarakat Suku Dayak masih banyak yang menggunakan Betang Pasir Panjang sebagai tempat tinggal mereka. Jadi nggak heran dari 7 jenis lainnya, Betang Pasir Panjang yang masih sangat lestari.

Di wilayah Kotawaringin, adat istiadat asli Suku Dayak masih dijalankan. Misalnya upacar adat, tari-tarian daerah hingga beragam acara kesenian. Sehingga adat dan budaya masih sangat terasa menjadi pelengkap Betang Pasir Panjang.

Pintu utama dari Betang Pasir Panjang bukan di bagian yang memanjang ke samping, namun di sisi yang lebih pendek. Bagian atapnya cenderung lebih tinggi daripada bangunan utama.

7. Betang Muara Mea

betang muara mea
Sumber: SitusBudaya.id

Rumah adat Kalimantan Selatan yang terakhir adalah Betang Muara Mea. Sesuai namanya, rumah ini terletak di desa Muara Mea. Menurut beberapa sumber, Betang Muara Mea didirikan oleh masyaraka Suku Dayak yang menempati area Gunung Purei.

Baca juga: Rumah Adat Kalimantan Timur

Arsitekturnya masih didominasi dengan kayu. Bagian dindingnya dipenuhi dengan lukisan adat yang bermakna kehidupan sehari-hari masyarakat Suku Dayak. Selain itu dibandinkan dengan rumah adat lain, Betang Muara Mea terlihat lebih modern.

Itu dia 7 rumah adat Kalimantan Tengah. Jangan lupa sempatkan berkunjung ke warisan budaya ini kalau kamu ke Kalteng ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *