Cara Mengambil Gambar Star Trails

Posted on

Ada beberapa alat yang kamu butuhkan untuk mengambil gambar star trails. Pertama, tripod sangat penting untuk mengambil gambar eksposur panjang, karena akan menjaga kestabilan dan konsistensi gambar. Kedua, intervalometer juga sangat penting, karena kamu tidak akan terus menerus menekan tombol rana di kamera. Jangan lupa untuk membawa baterai cadangan. Karena kita berada di tempat yang jauh dari listrik. Kemudian, gunakan lensa wide untuk menembak gambar. Lensa dengan bukaan besar (f kecil) akan lebih dianjurkan, karena pada malam hari akan lebih membuat cahaya yang masuk ke sensor lebih banyak. Contohnya lensa dengan lebar 14-24mm f/4 atau 8-20mm f/4.

Pengaturan Kamera

Inilah yang terpenting, pengaturan kamera. Gunakan mode manual untuk mengatur shutter speed, aperture, dan ISO. Aktifkan format RAW agar memudahkan dalam editing. Kemudian, atur white balance, angka Kelvin antara 4000K-5500K direkomendasikan untuk malam hatri. Pasang bukaan f/2.8 – f/5.6 dan kecepatan rana 30-120 detik, serta ISO 300-800. Terakhir, tentukan focal length. Semakin besar panjang fokus, semakin lama start trails akan muncul dalam waktu yang lebih singkat. Jika kamu tidak ingin menunggu semalaman, lensa zoom adalah pilihan yang tepat.

Langkah terakhir adalah memproses gambar-gambar yang telah diambil. Kamu bisa menggunakan aplikasi instan seperti StarStaX. Kamu hanya perlu memasukan gambar-gambar ke aplikasi tersebut, pilih blend mode, kemudian biarkan sistem bekerja. Atau, kamu bisa menggunakan Photoshop.

Jika kamu tahu langkah-langkahnya, kamu akan menganggap mengambil gambar star trails  sangat menyenangkan, bukan? Karena hasil yang akan kamu dapat akan membuat kepuasan bagi diri sendiri. Jangan lupa untuk mengikuti langkahnya dengan seksama. Selamat mencoba ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *