8 Legenda dari Jogja

Posted on

Ditemukannya Candi Ratu Boko ternyata masih dikaitkan dengan legenda dari Candi Prambanan. Banyak yang meyakini jika Candi ini merupakan reruntuhan istana kerajaan milik ayah Roro Jonggrang yang tidak lain adalah Raja Ratu Boko. Dikisahkan pada legenda Prambanan kalau Ratu Boko telah kalah oleh Bandung Bondowoso. Kerajaannya pun telah diambil alih oleh Bandung Bondowoso.

Hal ini juga didukung karena lokasi dari candi ini tidak jauh dari Candi Prambanan. Lebih tepatnya, lokasi dari Candi Ratu Boko hanya berjarak 3 km dari Prambanan dan berjarak 19 km dari pusat Jogja. Meskipun bentuk dari Candi Ratu Boko yang tak lagi utuh karena hanya berupa reruntuhan kerajaan, tetapi candi ini memiliki peran yang sangat penting dalam penyebaran agama Hindu di Jawa.

Candi Plaosan

Candi Plaosan
Sumber: pegipegi.com

Bukan hanya Candi Prambanan yang dibuat oleh Bandung Bondowoso sebagai bukti cinta, Candi Plaosan ini juga menjadi candi yang dipersembahkan oleh Raja Pakai Pikatan untuk kekasihnya Putri Pramudia Wardhani. Bangunan candi yang ada dua yaitu Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul menyimbolkan perbedaan antara Pakai Pikatan dan Putri Pramudia yang berbeda agama.

Pembangunan candi ini juga dibuat sangat megah sehingga menyimbolkan keagungan cinta dari kedua kekasih tersebut. Bahkan, perbedaan agama yang mereka punya yang diwujudkan dalam ukiran-ukiran bangunan candi juga sering disimbolkan oleh orang-orang sebagai kerukunan beragama.

Candi Barong

Candi Barong
Sumber: antarejatour.com

Dibangunnya Candi Barong juga dilatarbelakangi oleh masyarakat zaman dahulu yang berharap mendapatkan anugerah dari Dewa Wisnu dan Dewi Sri. Dewa dan dewi tersebut diyakini oleh masyarakat Hindu sebagai dewa dan dewi kesuburan. Masyarakat pada waktu itu umumnya merupakan petani, sehingga sangat mungkin mereka mengharapkan kesuburan sawah dan ladang mereka.

Candi tersebut dijuluki Candi Barong karena terdapat hiasan kala atau raksasa yang berbentuk kalong di setiap sisi bangunan candi. Namun, raksasa berupa barong itu dibuat tidak menyeramkan dan justru nampak seperti tersenyum. Kesederhanaan bangunan candi ini juga mencerminkan kehidupan petani pada saat itu.

Candi Kalasan

Candi Kalasan
Sumber: alodiatour.com

Selain Candi Barong yang dibangun untuk pemujaan dewa dan dewi, Candi Kalasan ini juga dibangun oleh Rakai Panangkaran untuk pemujaan Dewi Tara. Selain untuk pemujaan Dewi Tara, candi ini dulunya merupakan permintaan dari pendeta Budha yang ingin dibuatkan sebuah biara khusus.

Sampai saat ini, candi ini telah dinobatkan sebagai candi Budha tertua yang ada di Jogja. Jadi, jika selama ini Candi Borobudur lebih dikenal oleh banyak orang sebagai candi Budha, candi ini justru menjadi candi yang melegenda. Disamping itu, candi ini dikatakan sebagai bentuk perwujudan kerukunan beragama antara agama Hindu dan Budha.

Baca juga: Legenda Sumatra Selatan

Itulah 8 legenda dari Jogja yang sampai saat ini pun masih dikenal oleh masyarakatnya. Legenda-legenda pada beberapa tempat tersebut juga menjadikan Jogja bukan hanya terkenal oleh keindahan kotanya. Namun, juga kaya akan nilai-nilai kebudayaan.


Sumber:

http://goodnewsfromindonesia.id/2019/12/05/legenda-taman-sari/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *