Kehidupan Para Atlet Sejarah Bulu Tangkis Indonesia

Posted on

 

5. Taufik Hidayat

foto : djarumbadminton.com

Anak yang dilahirkan dari pasangan Aris Haris dan Enok Dartilah di Bandung pada 10 Agustus 1981. Taufik kecil tertarik pada bulutangkis sejak diajak ayahnya bermain bulutangkis di GOR Pamor. Kemudian, Taufik masuk ke klub badminton SGS yang dibimbing oleh Lie Sumirat. Latihan yang dijalaninya sempat mengganggu sekolahnya. Namun, setelah lulus SMA Taufik semakin fokus dan dapat membuktikan kemampuannya sampai berhasil menjadi Pelatnas Cipayung. Berawal dari Pelatnas, ia dapat meraih banyak gelar kejuaraan. Taufik pernah menjadi juara enam kali pada Indonesia Terbuka, lalu menjadi juara Piala Thomas, Piala Sudirman, penyandang juara Asian Games, dan puncaknya pada kejuaraan Olimpiade Athena pada tahun 2004 yang membuat namanya semakin dikenal oleh dunia.

Pada tahun 2009, Taufik mundur dari posisi Pelatnas, ia kemudian menjalin kerjasama dengan Yonex. Taufik pun berencana untuk membuka Taufik Hidayat Arena, kompleks olehraga di Ciracas, Jakarta. Taufik menikah dengan perempuan bernama Ami Gumelar dan mempunyai 2 orang anak dari pernikahannya yaitu Natarina Alika Hidayat dan Nayutama Prawira Hidayat.

 

Sekian kisah hidup beberapa atlet bulutangkis yang bersejarah di Indonesia. Sampai saat ini, Indonesia masih memiliki atlet kebanggaan seperti Kevin Sanjaya, Marcus Fenaldi Gideon, Jonatan Christie, dan masih banyak lagi. Semoga mereka dapat mengukir prestasi seperti senior-seniornya atau bahkan bisa melebihi itu lebih baik untuk nama Indonesia di kancah International. Dan semoga saja untuk cabang olahraga bulutangkis Indonesia selalu turut serta dalam mencetak atlet bulutangkis berprestasi ditingkat Internasional.

 

Referensi:

https://id.m.wikipedia.org/wiki/

https://m.merdeka.com

https://www.google.com/amp/seleb/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *