8 Legenda dari Kalimantan Selatan

Posted on

Demikianlah lantas telaga tempat bidadari mandi itu disebut telaga bidadari.

Legenda Saudagar Dermawan

Legenda Saudagar Dermawan
Sumber: potlot.id

Legenda saudagar dermawan ini persis seperti judulnya mengisahkan kisah seorang saudagar yang memiliki sifat dermawan.

Dia begitu murah hati memberikan sebagian hartanya kepada orang-orang miskin di kampungnya. Namun, dia mendapat ujian berupa sakitnya anaknya yang masih berusia 5 tahun. Anak itu mengalami sakit panas hingga membuatnya tak bisa bicara.

Berbagai cara ditempuh oleh saudagar dermawan untuk menyembuhkan anaknya, terutama mendatangi tabib-tabib terkenal.

Tetapi, tak ada satupun yang berhasil. Lantas, suatu malam dia bermimpi bertemu seorang kakek yang mengatakan kalau dia harus mengambil air di Pegunungan Bajuin.

Tanpa pikir panjang, esoknya si suadagar mengutus seorang untuk datang ke Suku Biaju meminta izin untuk mengambil air di Pegunungan Bajuin.

Sesepuh suku tersebut pun mengizinkan dan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi seperti membawa 1 ekor ayam hitam, 7 kuntum bunga, 3 bibit tanaman.

7. Legenda Halaban Mengambil Banyu Batuah

Legenda Halaban Mengambil Banyu Batuah
Legenda Halaban Mengambil Banyu Batuah – Sumber: getlost.id

Nah, setelah kamu membaca legenda saudagar dermawan, maka legenda ini merupakan lanjutan kisah tersebut. Legenda ini dimulai oleh Halaban, pemuda gagah berani dari Biaju yang diutus untuk mengambil air bertuah tersebut.

Dalam mendaki ke pegunungan tersebut, ada 3 tingkatan yang harus dilalui oleh Halaban. Di setiap tingkatannya dia mengalami berbagai rintangan.

Pada tingkatan pertama dia bertemu dengan biawak putih, di tingkatan kedua bertemu dengan ular tedung, dan tingkatan ketiga bertemu dengan bangkui, kera besar berawarna coklat.

Semua tingkatan berhasil dia lalui, bahkan dia pun bisa berteman dengan biawak dan bangkui.

Tiba di puncak, Halaban bertemu dengan seorang kakek yang menanyai apa perihal kedatangannya. Halaban kemudian menceritakan alasan kedatangannya, sekaligus menyerahkan syarat-syarat yang telah dibawa.

Lantas, si kakek menyuruh Halaban untuk melepaskan ayam hitam, menaruh 7 kuntum bunga di atas batu, dan menanam bibit pohon di area puncak.

Bibit pohon itu lalu diberi nama oleh si kakek sebagai pohon Halaban. Selepas itu, Halaban pun diizinkan mengambil air di sumber air bertuah dan membawanya sesuai keperluan yang tadi dia utarakan.

8. Legenda Telaga Alam Banyu Batuah

Telaga Alam Banyu Batuah
Legenda Telaga Alam Banyu Batuah – Sumber: ksmtour.com

Halaban berhasil membawa pulang air bertuah dan memberikannya kepada si saudagar kaya. Berkat meminum air tersebut, si anak berangsur membaik.

Atas kebaranian Halaban ini, dia diberi imbalan yang setimpal oleh saudagar dermawan. Saudagar itu juga mengadakan syukuran selama 3 hari 3 malam untuk kesembuhan putranya.

Selepas kejadian ini pula, banyak warga yang mulai menggunakan air bertuah di Pegunungan Bajuin untuk pengobatan.

Bahkan, air bertuah yang mulanya hanya berupa sumber air kecil, kini sudah meluas membentuk telaga bernama Telaga Alam Banyu Batuah.

**

Nah, itulah 8 legenda Kalimantan Selatan mulai dari misteri Pegunungan Meratus yang masih menjadi misteri sampai sekarang hingga legenda telaga alam banyu batuah yang mampu memberikan manfaat bagi banyak orang.

Dari legenda-legenda di atas, kamu juga bisa menambah daftar legenda yang sudah kamu ketahui di seluruh provinsi di Indonesia.

Sumber:

Hestiana. (2016). Legenda Telaga Alam Banyu Batuha: Cerita Rakyat dari Kalimantan Selatan. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

https://histori.id/tag/cerita-rakyat-dari-kalimantan-selatan/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *