5 Tempat Wisata Sejarah di Medan

Posted on

Secara artektur, museum ini menampilkan rumah tradisional Sumatera Utara, yang dipenuhi ornament etnis Melayu, Batak Toba, Simalungun, Karo, Mandailing, Pakpak, dan Nias. Dan museum ini termasuk jenis museum umum.

Karena museum ini mengoleksi benda-benda peninggalan dari jaman pra sejarah, klasik pengaruh Hindu-Buddha, Islam, hingga sejarah perjuangan masa kini. Sebagian lain berasal dari negara lain seperti Thailand.

Baca juga : Tempat Wisata Sejarah di Semarang

5. Masjid Al-Osmani

Foto by tempat.me

Masjid ini juga dikenal dengan Masjid Labuhan karena terletak di kecamatan Medan Labuhan. Masjid ini merupakan masjid tertua yang ada di Medan. Masjid ini dibangun pada 1854 oleh Raja Deli ketujuh yakni Sultan Osman Perkasa Alam dengan kayu pilihan.

Lalu pada 1870 dibangun menjadi permanen oleh anaknya, yakti Sultan Mahmud Perkasa Alam. Di masjid ini terdapat juga terdapat lima makam raja deli yakni Tuanku Panglima Pasutan, Tuanku Panglima Gandar Wahid, Sulthan Amaluddin Perkasa Alam, Sultan Osman Perkasa, dan Sulthan Mahmud Perkasa Alam.

Hingga kini masjid ini tidak hanya dipakai sebagai tempat ibadah saja tapi juga digunakan untuk peringatan hari besar keagamaan dan pemberangkatan menuju pemondokan jamaah haji yang berasal dari Medan Utara.

 

Sumber;

https://id.m.wikipedia.org/wikipedia/wiki/Rumah_Tjong_A_Fie

https://id.m.wikipedia.org/wikipedia/wiki/Istana_Maimun

https://id.m.wikipedia.org/wikipedia/wiki/Masjid_Raya_Medan

https://www.museumindonesia.com/museum/33/1/Museum_Negeri_Provinsi_Sumatera_Utara_Medan

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Masjid_Al-Osmani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *